SAMPANG, Tretan.News – Peredaran narkoba di Kabupaten Sampang masih menjadi ancaman serius. Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Sampang berhasil mengungkap 147 kasus tindak pidana narkotika, dengan total 174 tersangka yang diamankan.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Sampang AKBP Hartono saat konferensi pers rilis akhir tahun yang digelar di Mapolres Sampang, Selasa (29/12/25), dihadiri jajaran pejabat utama dan insan pers.
“Selama Januari hingga Desember 2025, kami menangani 147 kasus narkoba. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2024,” ujar AKBP Hartono.
Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar. Sepanjang 2025, Polres Sampang mengamankan sabu seberat 2.017,29 gram, 215 butir pil ekstasi, serta 6.276 butir obat keras berbahaya (okerbaya).
Dari total 174 tersangka, sebanyak 144 orang berperan sebagai pengedar, sementara 30 lainnya merupakan pemakai. Bahkan, 18 di antaranya tercatat sebagai residivis, yang kembali terjerat kasus serupa.
“Ini menjadi perhatian serius kami. Artinya, masih ada jaringan yang terus mencoba beroperasi di Sampang,” tegas Kapolres.
Berdasarkan data kepolisian, Kota Sampang menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, yakni 47 TKP. Disusul Kecamatan Ketapang dengan 17 TKP, serta Robatal dan Sokobanah masing-masing 10 TKP.
Mayoritas tersangka berada pada rentang usia 17 hingga 35 tahun, usia yang seharusnya produktif.
Selain kasus narkoba, Polres Sampang juga memaparkan kinerja di bidang lalu lintas. Sepanjang tahun 2025, penindakan pelanggaran mengalami peningkatan, dengan 6.817 perkara tilang dan 43.894 teguran yang diberikan kepada pengguna jalan.
Meski jumlah pelanggaran naik, angka kecelakaan lalu lintas justru menurun, dari 258 kejadian pada 2024 menjadi 223 kejadian di 2025. Namun, jumlah korban meninggal dunia tercatat meningkat menjadi 92 orang, dengan kerugian materiil mencapai Rp704,4 juta.
“Kami akan terus memperkuat langkah preventif, edukasi, dan penegakan hukum untuk menekan angka fatalitas di jalan raya,” jelas AKBP Hartono.
Menutup rilisnya, Kapolres menegaskan komitmen Polres Sampang untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Perang melawan narkoba dan upaya menjaga keselamatan berlalu lintas tidak bisa kami lakukan sendiri. Kami butuh peran aktif seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.








