Petakan Kerawanan Digital, Polres Gresik Rangkul Ormas dan Mahasiswa

Berita, TNI / Polri25 Dilihat

GRESIK, TRETAN.news – Kepolisian Resor (Polres) Gresik mengambil langkah preventif untuk meredam potensi konflik akibat polarisasi masyarakat di ruang digital.

​Aparat penegak hukum mengumpulkan berbagai elemen masyarakat dalam sebuah dialog pada Jumat (14/8/2026) siang.

​Pertemuan strategis lintas sektor ini berlangsung di Gedung Rupatama Saria Arya Rachana Polres Gresik.

Pemetaan Ancaman Ruang Digital

​Polres Gresik secara khusus menggandeng insan pers, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan organisasi kemasyarakatan (Ormas).

​Pengemudi ojek online (Ojol) hingga komunitas suporter sepak bola se-Kabupaten Gresik turut dilibatkan.

​Kepolisian memfokuskan pembahasan pada eskalasi penyebaran informasi digital yang berpotensi memicu perpecahan warga.

​Polisi mendorong masyarakat agar lebih waspada dan bijak saat menerima maupun mendistribusikan informasi di media sosial.

​Polres Gresik menegaskan perbedaan pandangan tidak boleh menjadi pemicu instabilitas keamanan daerah.

​Masyarakat harus mengelola keberagaman tersebut dengan semangat persatuan yang kuat.

Konsolidasi Lintas Sektor

​Dialog terbuka ini bertujuan membangun kesamaan persepsi untuk menangkal penyebaran informasi yang memecah belah bangsa.

​Organisasi kemasyarakatan Madura Asli Daerah Anak Serumpun (MADAS) turut hadir merespons langkah mitigasi tersebut.

​Ketua MADAS, Adnan, menilai konsolidasi ini sebagai langkah krusial aparat keamanan dalam membangun komunikasi.

​Ia mengapresiasi pelibatan langsung media, ormas, mahasiswa, dan komunitas arus bawah.

​”Kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan Kabupaten Gresik yang aman, damai, toleran,” ungkap Adnan.

​Ia meyakini kolaborasi tersebut mampu menjaga persatuan di tengah derasnya ancaman arus informasi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *