UIN Madura Sukses Gelar Konferensi Internasional Perdana Bahas Konseling Holistik dan Kearifan Lokal Multikultural

Berita, Pendidikan182 Dilihat

PAMEKASAN, Tretan.News – Konferensi Internasional UIN Madura perdana sukses digelar oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam pada Rabu (23/9/2026) secara virtual.

Kegiatan ilmiah bertajuk The 1st International Conference on Holistic Guidance and Counseling ini berlangsung melalui Zoom Meeting mulai pukul 08.00–15.00 WIB.

Ketua Program Studi BKPI FTIK UIN Madura, Iswatun Hasanah memimpin langsung jalannya forum akademik berskala global tersebut hingga selesai.

Penyelenggara mengusung tema utama “Harmony of Local Wisdom, Indigenous Spirit, and Multicultural Compassion” untuk merespons dinamika sosial masyarakat dunia.

Dekan FTIK UIN Madura, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I., memberikan pidato sambutan sekaligus membuka secara resmi jalannya konferensi internasional tersebut.

Beliau menekankan pentingnya mengawinkan nilai kearifan lokal dengan konseling holistik demi melahirkan solusi psikopedagogis aplikatif bagi para praktisi lapangan.

Langkah tersebut menempatkan konseling sebagai proses pendampingan manusia secara utuh dengan memperhatikan dimensi psikologis serta latar belakang sosial masyarakat.

Proses konseling juga wajib menyentuh aspek spiritual, budaya, dan pengalaman hidup yang membentuk kepribadian seseorang secara mendalam.

Forum ilmiah ini menghadirkan tiga pakar terkemuka dari negara Indonesia, Malaysia, dan India selaku pembicara utama (keynote speakers).

Mereka adalah Prof. Dr. Amirah Diniaty, Mazita Ahmad, Ph.D., serta Mohd Zuber, M.Ed. yang memaparkan materi secara mendalam.

Para pembicara mengelaborasi empat subtema strategis mengenai bimbingan transpersonal, lingkungan pendidikan keagamaan, pendekatan multikultural, serta hubungan sekolah masyarakat.

Keragaman tema tersebut membuktikan bahwa persoalan psikologis individu selalu berkelindan erat dengan lingkungan sosial, kebudayaan, pendidikan, agama, dan dinamika komunitas tempat manusia tumbuh.

Selain mendengarkan paparan pakar, para peserta juga mengikuti sesi presentasi makalah penelitian ilmiah yang mereka susun sebelumnya.

Artikel ilmiah yang memenuhi ketentuan berkesempatan terbit pada Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam UIN Madura.

Ketua Senat UIN Madura, Achmad Muhlis, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan pelaksanaan forum dialog akademik berskala global ini.

Beliau menyatakan bahwa agenda internasional ini menunjukkan keberanian akademik pihak kampus dalam membawa kekayaan kearifan lokal ke global.

Beliau juga menilai forum ini menjadi momentum penting bagi penguatan jejaring akademik dan pengembangan keilmuan bimbingan konseling.

Pengembangan ilmu bimbingan dan konseling saat ini berfokus memperkuat nilai budaya, spiritualitas, dan asas kemanusiaan.

Konferensi internasional perdana ini sukses mengakhiri seluruh rangkaian acara sekaligus memantik antusiasme tinggi peserta dari berbagai belahan dunia. (*)

 

Suasana virtual pelaksanaan Konferensi Internasional UIN Madura mengenai bimbingan konseling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *