Jemaah Haji Probolinggo Selamat Usai Insiden Bus di Jabal Magnet Madinah, Lima Orang Luka Ringan

Berita28 Dilihat

PROBOLINGGO, Tretan.News — Jemaah haji asal Probolinggo dipastikan selamat setelah mengalami insiden bus di kawasan Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (28/4/2026). Kabar mengenai kejadian tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran keluarga jemaah di tanah air.

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo memastikan kondisi seluruh rombongan dalam keadaan stabil. Dari total 47 jemaah yang berada dalam bus saat kejadian, lima orang dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis dari tim kesehatan kloter.

Pelaksana Harian Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia memastikan seluruh jemaah saat ini dalam kondisi aman dan terus dipantau oleh petugas kesehatan.

“Seluruh jemaah dalam kondisi stabil. Lima orang mengalami luka ringan, dan tiga di antaranya sudah ditangani oleh tim kesehatan kloter serta telah kembali ke hotel,” ujar Ervin saat memberikan keterangan pada Rabu (29/4/2026).

Sementara itu, dua jemaah lainnya sempat dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Hal itu dilakukan karena kedua jemaah tersebut memiliki riwayat penyakit yang memerlukan observasi medis lebih lanjut.

Kedua jemaah yang dirujuk ke rumah sakit tersebut adalah Siti Sugihartini dan Siti Aisyah. Menurut Ervin, kondisi keduanya terus membaik setelah mendapatkan penanganan medis dari tenaga kesehatan setempat.

“Siti Aisyah sudah kembali ke hotel setelah mendapatkan perawatan. Sedangkan Siti Sugihartini masih menjalani observasi di rumah sakit dan dijadwalkan segera menyusul kembali ke rombongan,” jelasnya.

Informasi mengenai insiden bus haji 2026 tersebut awalnya beredar luas melalui unggahan di media sosial, di antaranya akun TikTok @kaksangofficial dan Instagram @sahrullah_97. Video yang menampilkan kondisi bus setelah kejadian sempat memicu berbagai spekulasi di masyarakat, terutama terkait keselamatan jemaah.

Namun, salah satu pengunggah kemudian memberikan klarifikasi bahwa seluruh jemaah dalam keadaan selamat. Dalam pesan singkat yang diunggah, disebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada 28 April dan seluruh penumpang berhasil selamat tanpa korban jiwa.

Insiden bus yang dialami rombongan jemaah haji asal Probolinggo tersebut dipastikan tidak mengganggu rangkaian ibadah haji yang tengah dijalankan. Saat ini, para jemaah masih berada dalam tahap kegiatan yang tidak memerlukan aktivitas fisik berat, sehingga waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk pemulihan kondisi kesehatan.

Pihak Kemenag Kabupaten Probolinggo terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi kesehatan jemaah. Selain itu, koordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi juga terus dilakukan guna memastikan pelayanan medis berjalan optimal.

Dengan kondisi jemaah yang stabil, diharapkan seluruh rombongan dapat melanjutkan rangkaian ibadah haji dengan lancar hingga seluruh tahapan ibadah selesai tanpa kendala berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *