BANGKALAN, TRETAN.news — Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan resmi menutup Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 Tahun 2026.
Penutupan program pembuatan roti dan kue berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Bangkalan pada Selasa (11/8/2026).
Sebanyak 16 peserta lulusan SMA/SMK sederajat dari berbagai wilayah Bangkalan mencatatkan tingkat kelulusan 100 persen.
Seluruh peserta mengikuti pelatihan teknis selama 14 hari, terhitung sejak 22 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, menyatakan program ini bertujuan mencetak tenaga kerja terampil dan mandiri.
”Pelatihan ini bertujuan mencetak tenaga kerja terampil di bidang pembuatan roti dan kue yang siap bersaing,” ujar Jemmi.
Ia menegaskan pentingnya pembekalan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.
Berbasis Standar Nasional dan Uji Sertifikasi
Selama pelatihan, peserta menerima materi teori dan praktik berdasarkan Standar Nasional Kompetensi Kerja Indonesia (SKKNI).
Materi mencakup Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pembentukan etos kerja, serta pengembangan soft skill.
Jemmi mengapresiasi kedisiplinan para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian proses pelatihan.
”Alhamdulillah, tingkat kelulusan mencapai 100 persen. Ini menunjukkan peserta mampu mencapai target kompetensi,” katanya.
Setelah penutupan, para peserta langsung mengikuti uji kompetensi pada Selasa (11/8/2026).
Uji kompetensi diselenggarakan bekerja sama dengan LSP BPVP Sidoarjo Kementerian Ketenagakerjaan.
Tahapan ini bertujuan memberikan sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
”Sertifikat BNSP menjadi bukti pengakuan atas kemampuan peserta di dunia kerja,” jelas Jemmi.
Ia berharap lulusan vokasi ini mampu membuka lapangan kerja baru di sektor bakery dan pastry.
”Pelatihan vokasi harus menjadi jembatan peningkatan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.







