Begini Hasil Autopsi Pesilat Gresik yang Tewas Ditendang Pelatih

Hukum123 Dilihat

Gresik, tretan.news – Hasil autopsi remaja pesilat berinisial RNH, warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, yang meninggal dunia usai mengikuti latihan bersama sang pelatih kini telah keluar.

Jasad remaja berusia 17 tahun tersebut telah diautopsi pada Senin (6/11/2023) kemarin siang. “Sudah kita lakukan autopsi mulai pukul 13.00 sampai pukul 16.30 WIB,” jelas Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan, dikutip detikjatim, Senin (6/11/2023).

Aldhino menambahkan, setelah melakukan autopsi selama 4 jam, tidak ditemukan trauma atau luka fatal yang menyebabkan korban meninggal. Namun, dipastikan ada tendangan yang mengenai dada korban hingga mengakibatkan sesak napas.

“Berdasarkan hasil autopsi tidak ditemukan trauma atau luka fatal pada tubuh korban. Memang ada luka memar di dada bagian kiri dan kepala bagian belakang,” tambah Aldhino.

Meski demikian, polisi belum bisa memastikan luka akibat tendangan itu yang menyebabkan korban meninggal dunia atau tidak. Oleh sebab itu, polisi akan menelusuri riwayat kesehatan korban.

Untuk itu, mereka akan meminta keterangan kepada keluarga RNH di Lamongan. “Butuh analisa lebih dalam lagi untuk memastikan hal tersebut. Hasil autopsi akan kami gelar perkarakan untuk penetapan tersangka,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang remaja berinisial RNH (17) asal Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan meninggal dunia saat berlatih silat di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, pada Minggu (5/11/2023) malam lalu. Korban diduga tewas usai ditendang pelatihnya. Perisitiwa itu terjadi saat keduanya latihan duel di salah satu sekolah di Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *