Apel yang Menyatukan: Saat Warga dan Aparat Bersatu Jaga Sampang

Berita, TNI / Polri104 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news – Suasana berbeda tampak di halaman belakang Mapolres Sampang, Kamis (30/04/2026) pagi. Dalam balutan kebersamaan, Kapolres Sampang AKBP Hartono memimpin langsung Apel Gelar Sabuk Kamtibmas yang melibatkan aparat dan masyarakat.

Tak hanya personel kepolisian, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai unsur seperti pengemudi ojek online, abang becak, Senkom, serta anggota Pramuka Saka Bhayangkara. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam amanatnya, AKBP Hartono menyampaikan pesan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, bahwa Sabuk Kamtibmas memiliki makna strategis dalam memperkuat sinergi lintas elemen.

“Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata dari kebersamaan kita dalam menjaga keamanan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya aparat,” ujar AKBP Hartono.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun kondisi kamtibmas di Jawa Timur relatif aman, seluruh elemen diminta untuk tidak lengah terhadap berbagai potensi gangguan.

“Kondisi Jawa Timur memang relatif aman, namun kita tidak boleh lengah. Potensi gangguan seperti kriminalitas, konflik sosial, hingga hoaks harus kita antisipasi sejak dini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kekompakan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

“Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus diperkuat. Tanpa kebersamaan, stabilitas keamanan tidak akan terwujud,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berperan aktif menciptakan suasana yang damai dan kondusif di lingkungan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, serta menjadi pelopor dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif,” imbuhnya.

AKBP Hartono menambahkan bahwa keamanan menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa rasa aman, kesejahteraan masyarakat sulit tercapai,” katanya.

Apel ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas di lapangan.

Usai kegiatan, suasana hangat terlihat saat Kapolres Sampang turun langsung menyapa para peserta, khususnya dari kalangan driver ojek online dan abang becak. Dengan pendekatan humanis, ia mengajak mereka untuk turut berperan aktif menjaga keamanan.

“Kami butuh peran panjenengan semua untuk ikut menjaga lingkungan tetap aman. Kalau ada hal mencurigakan, jangan ragu untuk segera melapor,” pesannya.

Kebersamaan yang terbangun dalam apel tersebut menjadi harapan baru bagi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Sampang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *