Tak Sekadar Apel, HUT Lalu Lintas di Sampang Diwarnai Penghargaan

Berita, TNI / Polri129 Dilihat

SAMPANG, Tretan.News — Polres Sampang memberikan penghargaan kepada 40 anggota dalam Apel Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di halaman Mapolres Sampang, Selasa (22/09/2026).

Apel tersebut dipimpin Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.IK. Kegiatan mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri”.

Wakapolres Sampang Kompol Heri Kusnanto, PJU, Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN turut mengikuti apel.

Sejumlah instansi dan komunitas juga hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Satpol PP, Bapenda, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, PUPR, serta komunitas driver ojek daring Sampang.

Pemberian penghargaan menjadi salah satu rangkaian utama dalam apel tersebut. Kapolres menyerahkan piagam kepada 40 anggota atas sejumlah capaian dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas.

IPTU Yuda Julianto, S.H., M.M., bersama 25 anggota meraih Rangking 1 Barang Bukti Terbanyak.

Mereka juga meraih Rangking 3 Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Narkoba se-jajaran Polda Jawa Timur pada Semester I 2026.

Foto Kasat lantas Polres sampang bersama ojek online (Mam)

Penghargaan lainnya diberikan kepada AIPTU Wahyu Kuncoro bersama sembilan anggota. Mereka meraih Penghargaan PEKP3 Mandiri Predikat Pelayanan Publik Prima (Kategori A) Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diraih melalui Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dan pembangunan ZI menuju WBK/WBBM di lingkungan Polri.

Sementara itu, BRIPKA Aris Setiawan, S.H., menerima penghargaan atas dedikasi dan loyalitas tinggi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Penghargaan tersebut diberikan khususnya atas pelaksanaan tugas pada fungsi Propam Polres Sampang.

Selanjutnya, AIPTU Mashudi bersama dua anggota lainnya meraih Kategori Keempat dalam program “Polantas Menyapa”.

Program tersebut merupakan bidang Regident Tahun 2026 jajaran Polda Jatim.

Usai menyerahkan penghargaan, Kapolres Sampang membacakan amanat tertulis Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri.

Dalam amanat tersebut, Kakorlantas menyebut usia 71 tahun sebagai perjalanan panjang pengabdian Polantas.

Peringatan setiap 22 September disebut bukan sekadar mengenang perjalanan. Momentum tersebut juga menjadi pijakan menghadapi mobilitas masyarakat dan perkembangan teknologi.

“Tema ‘Polantas Presisi, Mengabdi Untuk Negeri’ bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk membangun Polantas yang modern dalam teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam melayani, serta tegas dan berkeadilan dalam penegakan hukum,” ujar AKBP Anang Hardiyanto saat membacakan amanat.

Amanat tersebut juga menyoroti transformasi Polantas melalui paradigma “Polantas Karib”. Konsep itu mencakup Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas. (Korlantas Polri)

Polantas didorong menjadi mitra masyarakat dan membangun hubungan dengan berbagai komunitas pengguna jalan.

Kelompok tersebut mencakup pengemudi ojek daring, angkutan umum, hingga lingkungan pendidikan.

Dalam amanat itu, teknologi seperti ETLE dan modernisasi Regident disebut sebagai sarana pelayanan.

Namun, keselamatan manusia tetap menjadi tujuan utama dalam penyelenggaraan lalu lintas.

Penegakan hukum juga diarahkan tidak hanya berorientasi pada jumlah penindakan.

Penegakan hukum diharapkan menjadi instrumen edukasi untuk mendorong keselamatan dan mengurangi risiko di jalan raya.

“Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Teruslah hadir sebagai Polantas yang profesional, modern, humanis, berintegrit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *