MWCNU Giligenting Hadirkan Pengobatan Gratis Jelang Pelantikan Pengurus 2025–2030 bagi Warga

Berita, Daerah, Sosial174 Dilihat

SUMENEP, Tretan.News Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giligenting menggelar pengobatan gratis medis dan non-medis bagi masyarakat, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor MWCNU Giligenting menjelang pelantikan kepengurusan Masa Khidmat 2025–2030. Pengobatan gratis menjadi bagian dari rangkaian agenda pelantikan sekaligus kegiatan sosial untuk masyarakat.

Panitia menyediakan pemeriksaan dan penanganan medis umum serta layanan non-medis bagi warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Layanan kesehatan gratis itu mendapat sambutan dari warga setempat. Kegiatan juga menjadi ruang interaksi antara pengurus, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Ketua Panitia Pelantikan MWCNU Giligenting, Rodi Hartono, mengatakan pelantikan pengurus baru tidak semestinya berhenti sebagai agenda internal. Menurutnya, momentum tersebut harus memberikan dampak langsung bagi warga.

“Pelantikan bukan sekadar momentum internal organisasi, melainkan harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami menyelenggarakan pengobatan gratis ini sebagai wujud khidmah dan kepedulian sosial,” ujar Rodi.

Lebih lanjut, Rodi mengatakan kegiatan sosial tersebut dirancang agar masyarakat tidak sekadar menjadi penonton dalam setiap agenda NU. Menurutnya, masyarakat juga perlu merasakan keberadaan organisasi secara langsung melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan mereka.

Rodi berharap semangat pelayanan sosial tersebut dapat berlanjut menjadi program kerja berkelanjutan di bawah kepengurusan yang baru.

Sementara itu, Mandataris Ketua Tanfidziyah MWCNU Giligenting, KH Yahya, menyebut pengabdian sosial dan kemanusiaan sebagai pilar penting dalam pergerakan Nahdlatul Ulama.

Menurut KH Yahya, keberadaan NU di tingkat kecamatan atau MWC harus hadir untuk menjawab kebutuhan nyata warga.

“NU harus senantiasa hadir di tengah masyarakat. Khidmah tidak hanya diwujudkan melalui pengajian dan syiar keagamaan, tetapi juga lewat kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan. Pengobatan gratis ini adalah salah satu ikhtiar kami,” kata KH Yahya.

Sementara itu, Mandataris Ketua Tanfidziyah MWCNU Giligenting, KH Yahya, menyampaikan bahwa pengabdian sosial dan kemanusiaan merupakan pilar penting dalam pergerakan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, keberadaan NU di tingkat kecamatan (MWC) harus hadir menjawab kebutuhan nyata warga.

“NU harus senantiasa hadir di tengah masyarakat. Khidmah tidak hanya diwujudkan melalui pengajian dan syiar keagamaan, tetapi juga lewat kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan. Pengobatan gratis ini adalah salah satu ikhtiar kami,” ungkap KH Yahya.

Ia optimistis pelantikan MWCNU Giligenting Masa Khidmat 2025–2030 menjadi titik awal penguatan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.

Komitmen tersebut mencakup upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat peran NU dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Aksi pengobatan gratis ini pun menjadi ruang interaksi yang hangat antara jajaran pengurus, tenaga kesehatan, dan warga. Bagi MWCNU Giligenting, aksi ini menegaskan pesan penting: khidmah bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

KH Yahya berharap pelantikan MWCNU Giligenting Masa Khidmat 2025–2030 menjadi titik awal penguatan komitmen para pengurus.

Komitmen tersebut mencakup pelaksanaan amanah organisasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran NU dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. (*)

 

MWCNU Giligenting menggelar pengobatan gratis bagi masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *