Kandang Sapi di SampangTerbakar Saat Salat Jumat, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang

Berita, Peristiwa185 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah kandang sapi milik warga di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jumat (24/7/2026).

Insiden yang terjadi saat sebagian besar warga tengah melaksanakan Salat Jumat itu mengakibatkan satu ekor sapi jantan mati terbakar, sementara tiga ekor lainnya berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, suasana kampung tengah sepi karena mayoritas warga berada di masjid untuk menunaikan ibadah Salat Jumat.

Kepanikan muncul setelah terdengar pengumuman melalui pengeras suara salah satu musolla yang meminta warga segera memberikan pertolongan karena terjadi kebakaran.

Api diketahui melalap kandang sapi milik P. Sutimah (Mathari) yang berada di Dusun Bangsal. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan kandang beserta satu ekor sapi jantan jenis limusin yang berada di dalamnya. Beruntung, tiga ekor sapi lainnya berhasil dievakuasi sehingga selamat dari kobaran api.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek atau korsleting instalasi listrik di area kandang. Dugaan tersebut diperkuat setelah dilakukan pengecekan di lokasi kejadian oleh personel Polsek Kedungdung.

Kandang Sapi di SampangTerbakar Saat Salat Jumat, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang (Mam)

Kapolsek Kedungdung IPTU Syafriwanto, mengatakan, setelah menerima laporan, anggotanya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memastikan penyebab kebakaran.

“Anggota kami bersama perangkat desa langsung melakukan pengecekan di lokasi kebakaran. Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh arus pendek listrik yang kemudian memicu api hingga membakar kandang sapi,” ujar IPTU Syafriwanto.

Menurutnya, proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar. Sebelum peralatan penyemprot air digunakan, para perempuan di kampung lebih dahulu berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya agar kobaran tidak semakin meluas.

“Warga bergerak cepat melakukan pemadaman. Awalnya api dipadamkan menggunakan alat seadanya, kemudian dilanjutkan penyiraman menggunakan water pump (Sanyo) hingga api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke bangunan lain,” tambahnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material berupa bangunan kandang yang hangus terbakar serta kematian satu ekor sapi jantan jenis Madrasin. Nilai kerugian akibat sapi yang mati diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta, sedangkan total kerugian keseluruhan ditaksir mencapai Rp25 juta.

“Api mulai padam pemadam kebakaran kabupaten sampang tiba dan langsung mematikan sisa api yang masih mengeluarkan asap,”Pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik, khususnya pada bangunan kandang maupun gudang yang menggunakan jaringan listrik, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *