PASURUAN, TRETAN.news – Warga menyelenggarakan puncak acara Ruwat Dusun Legok di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dengan mementaskan Ludruk Karya Baru, Minggu (5/7/2026).
Ratusan penonton memadati lokasi pertunjukan untuk menyaksikan lakon Joko Sambang meskipun hujan sempat mengguyur wilayah tersebut pada awal acara.
Kirab Ancak dan Doa Bersama
Ketua Panitia Ruwat Dusun Legok, Abdul Salim, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan budaya tradisional ini sudah berlangsung sejak pagi hari.
”Setelah doa bersama, siang harinya kami menggelar kirab ancak yang diikuti 12 ancak sesuai jumlah RT di Dusun Legok,” kata Salim.
Salim menegaskan seluruh rangkaian acara ini dapat berjalan lancar karena warga secara sukarela bergotong royong memberikan dukungan penuh.
”Seluruh rangkaian kegiatan Ruwat Dusun ini murni hasil swadaya masyarakat Legok. Ini menjadi bukti semangat kebersamaan warga,” tambah Salim.

Dukungan Pemerintah Desa
Kepala Desa Legok, Nursalam, mengapresiasi tinggi partisipasi aktif masyarakat yang konsisten menjaga tradisi warisan budaya ini setiap tahun.
”Acara ini setiap tahun dilaksanakan oleh warga Dusun Legok. Saya sangat senang dan selalu mendukung kegiatan ini,” tutur Nursalam.
Selain itu, Nursalam berharap dusun-dusun lain di wilayahnya juga dapat meniru pelaksanaan tradisi ini untuk memperkuat kebersamaan seluruh masyarakat desa.
Nilai Sejarah Lakon Joko Sambang
Kelompok ludruk asal Mojokerto tersebut membawakan lakon Joko Sambang yang merupakan cerita rakyat legendaris di wilayah Pasuruan.
Kisah tersebut menyajikan perjuangan tokoh berani yang membela rakyat kecil sekaligus melawan penindasan penjajah Hindia Belanda secara heroik.
Pementasan ini memberikan pesan kepahlawanan yang mendalam sekaligus menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kecintaan warga terhadap budaya lokal.







