Samsul Hidayat Ikuti UKK PKB Jatim, Sinyal Kuat Menuju Kursi Ketua

Berita, Politik41 Dilihat

PASURUAN, tretan.news – Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menjadi kader pertama dari daerahnya yang mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon

Ketua DPC PKB tingkat Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar di Universitas Malang pada Jumat (10/4/2026), bersama sejumlah kader dari berbagai kabupaten/kota.

Samsul menjelaskan, UKK merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses penjaringan kepemimpinan di internal PKB. Seluruh kandidat mengikuti rangkaian seleksi sejak pagi hingga sore hari.

“Alhamdulillah, semua proses berjalan lancar. Ini bagian dari tahapan yang harus dilalui dalam mekanisme partai,” ujar Samsul saat ditemui awak media di kediamannya.

Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Menurutnya, kesempatan ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak. Ini tentu menjadi amanah yang tidak ringan,” katanya.

Meski telah mengikuti UKK, Samsul menegaskan bahwa penentuan Ketua DPC PKB tetap akan melalui mekanisme organisasi yang berlaku. Ia memastikan seluruh proses berjalan secara demokratis sesuai aturan partai.

“Semua akan berproses sesuai aturan dan mekanisme partai. Kita hormati bersama,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah kandidat lain dijadwalkan mengikuti UKK pada hari berikutnya, Sabtu (11/4/2026), di antaranya Rudi Hartono, Yusuf Daniyal, Laily Qomariyah, Abdul Karim, Sa’ad Muafi, dan Helmi Sudiono Fauzan.

Di tengah proses tersebut, Samsul menegaskan tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. Ia berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

“Saat ini saya tetap fokus menjalankan tugas di DPRD, memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dengan baik,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKB untuk menjaga soliditas dan kebersamaan selama proses penjaringan berlangsung.

“Yang terpenting adalah menjaga kebersamaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *