Hujan Deras di Banyuwangi, Atap Rumah Warga Ambrol

BANYUWANGI, tretan.news – Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang mengguyur Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Kamis (12/3/2026) pagi, ternyata tidak hanya membawa udara sejuk. Bagi Samsuri, warga Dusun Krajan RT 01/RW 07, hujan justru datang bersama kabar kurang menyenangkan: atap rumahnya ambrol.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.20 WIB. Diduga, kondisi cuaca yang tidak bersahabat membuat bagian atap dapur rumah tersebut tidak lagi mampu bertahan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.

Agen Informasi Bencana dari AGISENA Jawa Timur, Ismanto, mengatakan robohnya atap rumah tersebut dipicu kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah setempat.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Korban hanya mengalami kerugian material. Kami bersama pihak Pemdes Temuasri dan PB Kecamatan Sempu sudah melakukan asesmen dan membuat laporan ke BPBD Kabupaten Banyuwangi,” ujar Ismanto.

Setelah melakukan pendataan, tim dari PB-BPBD Kecamatan Sempu bersama pemerintah desa dan warga setempat langsung bergerak melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan.

“Bersama instansi terkait dan warga, kami membantu membersihkan material atap yang roboh. Sekaligus kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi bangunan rumah, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat sederhana bahwa hujan, yang bagi sebagian orang hanya berarti kopi hangat dan udara sejuk, bagi sebagian lainnya bisa berubah menjadi ujian kecil bagi kekuatan atap rumah.

Untungnya, dalam kejadian ini, yang roboh hanya bagian bangunan bukan semangat gotong royong warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *