Donor Darah Ramadan ITS: 58 Kantong Darah Terkumpul, Ratusan Peserta Antusias

Berita, Religi, Sosial131 Dilihat

SURABAYA | tretan.news – Suasana menjelang berbuka puasa di Sekretariat IKA ITS, Jalan Teknik Mesin No.1 Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Sukolilo, Surabaya, tampak berbeda pada Selasa (4/3/2026).

Ratusan peserta memadati lokasi untuk mengikuti aksi kemanusiaan Donor Darah Ramadan ITS93 yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kegiatan bertema “Setetes Darah Menuju Sejuta Cinta dan Harapan” ini menunjukkan tingginya kepedulian keluarga besar kampus terhadap sesama, khususnya di bulan suci Ramadan. Peserta yang datang secara tertib bergantian mengikuti proses skrining sebelum mendonorkan darah.

Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen, antara lain Direktorat Kemahasiswaan ITS, IKA ITS, KM ITS, BIMITS, TFKKITS, serta Instalasi Transfusi Darah dari RSUD Dr. Soetomo dan tim medis dari Universitas Airlangga.

Selama sekitar empat jam, dari pukul 16.00 hingga 20.00 WIB dengan jeda berbuka puasa, panitia melayani peserta yang mendaftar secara daring maupun langsung di lokasi. Tercatat sebanyak 92 orang mengikuti proses pendaftaran dan skrining kesehatan.

Perwakilan Instalasi Transfusi Darah RSUD Dr. Soetomo, Ambar, menjelaskan bahwa tidak semua peserta dapat langsung mendonorkan darah setelah proses pemeriksaan kesehatan.

“Dari 92 orang yang mendaftar, sebanyak 65 peserta dinyatakan lolos seleksi medis. Namun setelah proses penyadapan, terdapat 58 orang yang berhasil mendonorkan darah, sementara tujuh lainnya gagal sadap,” jelasnya.

Dengan demikian, kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 58 kantong darah yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan.

Salah satu pendonor, Ahmad Suyanto, mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Semangat sambung darah, sambung cinta, sambung nyawa. IKA ITS peduli nyawa,” ujarnya.

Selain donor darah, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk skrining varises kaki menggunakan teknologi ultrasonografi (USG) yang dilakukan oleh tim Vascular Science Club dari Universitas Airlangga.

Pemeriksaan ini berlangsung singkat, sekitar 3–5 menit, dan bertujuan mendeteksi gejala awal pelebaran pembuluh darah vena sehingga dapat dilakukan pencegahan lebih dini.

Karina Maulani S., perwakilan tim medis, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Keren sekali kegiatan ini. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Kami senang bisa berkolaborasi dengan ITS93 dan teman-teman ITS lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian ITS93, Radian Jadid, menilai kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus upaya membantu menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit yang biasanya menurun selama Ramadan.

“Alhamdulillah, dari target 75 pendaftar ternyata ada 92 orang yang berpartisipasi. Target 50 pendonor pun terlampaui karena 58 orang berhasil menyumbangkan darahnya,” kata Jadid.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan Berbagi 2026, yang mencakup pembagian paket berbuka puasa, sahur bersama di akhir Ramadan, santunan untuk yatim dan janda, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga layanan konseling bagi mahasiswa.

“Melalui kolaborasi berbagai pihak, kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *