PASURUAN, tretan.news – Polres Pasuruan menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) berprestasi, Senin (2/3/2026) pukul 08.00–08.50 WIB.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Sarja Arya Racana dan dipimpin langsung Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono.
Apel diikuti para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, satuan fungsi, ASN, serta 227 personel PNPP. Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Apel, pelantunan Asmaul Husna, pembacaan doa, menyanyikan Mars Polri, pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri, hingga pembacaan Keputusan Kapolres tentang pemberian penghargaan.
Sebanyak 38 personel menerima penghargaan atas capaian kinerja sepanjang 2025 hingga awal 2026. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) diganjar apresiasi atas keberhasilan mengungkap 17 tempat kejadian perkara (TKP) pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Pasuruan.
Unit Reskrim Polsek Gempol turut menorehkan prestasi dengan meraih peringkat pertama Selra tingkat Polsek jajaran se-Jawa Timur tahun 2025.
Selain itu, unit tersebut berhasil membongkar kasus peredaran uang palsu jaringan lintas daerah, curanmor, serta pertolongan jahat dengan lebih dari 20 TKP.
Prestasi juga ditorehkan Unit Intelkam Polsek Gempol yang dinilai optimal dalam pelayanan perizinan usaha sesuai Perpol Nomor 7 Tahun 2023. Unit ini tercatat menyumbang PNBP SKCK terbesar di jajaran Polres Pasuruan, yakni 8.060 lembar atau senilai Rp241.800.000.
Penghargaan diberikan pula kepada personel SPKT yang meraih medali emas pada Kejuaraan Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship 7 Tahun 2026.
Bagian SDM diapresiasi atas kontribusi dalam program ketahanan pangan melalui peningkatan kompilasi laporan lahan dari 2,5 hektare menjadi 972 hektare sepanjang 2025.
Sementara itu, Satresnarkoba menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika dengan barang bukti 4.988,8 gram sabu senilai sekitar Rp6,5 miliar.
Satlantas juga diganjar apresiasi dari Ditlantas Polda Jatim atas capaian penginputan data E-Turjawali dan teguran presisi terbanyak pada semester II tahun 2025.
Dalam arahannya, Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus meningkatkan kinerja.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi dan integritas rekan-rekan semua. Namun, ini bukan tujuan akhir. Jadikan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga soliditas,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kita harus terus memperkuat sinergi demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan,” pungkasnya.







