Ribuan Warga Maduleng Penuh Haru Rayakan Jalan Baru, Karya Nadzar Tukang Cukur Mat Yasin

Berita, Tokoh446 Dilihat

SAMPANG, Tretan.News – Ribuan warga Desa Maduleng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, larut dalam suasana haru dan kebahagiaan saat merayakan sekaligus meresmikan ruas jalan desa yang kini mulus beraspal. Jalan tersebut dibangun secara swadaya oleh Mat Yasin, seorang tukang cukur asal desa setempat, melalui anggaran pribadi sebagai wujud nadzar dan kecintaannya pada kampung halaman.

Perayaan peresmian jalan itu dikemas sederhana namun penuh makna melalui kegiatan jalan-jalan sehat (JJS) berhadiah, yang diikuti ribuan warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua. Kegiatan berlangsung penuh antusias dengan tema, “Mari Kita Jaga Kegotongroyongan Agar Desa Maduleng Lebih Maju dan Mandiri”, pada Senin (29/12/2025) pagi.

Pantauan di lokasi, wajah-wajah bahagia tampak jelas dari masyarakat yang selama puluhan tahun harus melewati jalan rusak parah. Kini, jalan yang sebelumnya berlubang, becek, dan sulit dilalui, telah berubah menjadi akses utama yang nyaman dan aman bagi warga.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kekompakan dan semangat gotong royong warga Desa Maduleng dalam mendukung pembangunan jalan desa. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persatuan antarwarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, total jalan yang telah diaspal mencapai sekitar 6 kilometer dengan anggaran pribadi Mat Yasin yang diperkirakan menelan biaya lebih dari Rp2 miliar. Tak hanya pengaspalan jalan, Mat Yasin juga membangun lampu penerangan jalan hingga plengsengan, semuanya dilakukan secara mandiri tanpa bantuan pemerintah.

“Awalnya jalan ini rusak parah. Saya punya nadzar, jika suatu saat diberi rezeki dan kesuksesan, saya ingin membangun desa kelahiran saya,” ujar Mat Yasin kepada wartawan dengan mata berkaca-kaca.

Ia menjelaskan, kegiatan jalan-jalan sehat ini merupakan bentuk rasa syukur atas dukungan dan kerja sama masyarakat yang selama proses pembangunan turut membantu dan mendoakan kelancaran pembangunan jalan tersebut.

“Tujuan utama kegiatan ini hanya untuk mempersatukan warga desa dan bersyukur atas selesainya pembangunan jalan ini. Insya Allah, minggu depan saya juga sudah menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp1 miliar untuk pembangunan lanjutan,” tambahnya.

Mat Yasin mengaku sangat terharu melihat antusiasme dan kebahagiaan warga. Bahkan, suasana haru pecah saat acara syukuran berlangsung, di mana banyak warga meneteskan air mata bahagia karena jalan yang selama puluhan tahun rusak akhirnya bisa dinikmati dengan layak.

“Alhamdulillah, nanti malam juga akan digelar pengajian umum dan istighosah bersama sebagai wujud syukur, sekaligus doa agar masyarakat tetap kompak dan diberikan kesehatan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Mat Yasin berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Maduleng agar terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong demi mewujudkan desa yang maju dan mandiri.

“Mari kita jaga kegotongroyongan agar Desa Maduleng bisa lebih maju dan mandiri,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Maduleng mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya dengan penuh haru atas kepedulian Mat Yasin terhadap desa dan masyarakat.

“Pak Mat Yasin ini orang baik dari dulu. Semoga Allah selalu melindungi beliau dan membalas semua kebaikannya. Kami sangat bersyukur dan bangga punya orang seperti beliau,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *