Wakapolres Gresik Hadiri Ngobrol Asyik Pendidikan KWG bersama Dispendik Gresik

Berita, Daerah206 Dilihat

GRESIK, TRETAN.news – Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra menghadiri ngobrol asik digelar Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik bertempat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Pahlawan No.58, Tlogobendung, Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Senin (25-09-2023).

Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra hadir bersama Kasat Reskrim AKP Aldhino Prima Wirdhan.

Acara dihadiri langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Aminatun Habibah, Ketua DPRD Much Abdul Qodir, Dewan Pendidikan Jatim M. Isa Anshori, Budayawan Muchammad Thoha, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto, Danramil Kebomas Kapten Inf Mujiyanto dan tamu undangan.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua KWG (Komunitas Wartawan Gresik) Miftahul Arif mengucapkan terimakasih kepada para undangan sudah hadir dalam acara ngobrol asik pendidikan, tentunya tanpa kolaborasi dan sinergitas berbagai stakeholder yang ada di kabupaten Gresik tak akan terlaksana.

“Mengingat kejadian di SDN 236 Gresik membutuhkan peran penting baik media maupun dinas pendidikan guna mendukung kepolisian dalam penanganan,” ucap Miftahul Arif.

Sedangkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan agar dinas memberikan pelayanan terbaik.

“Ada tiga hal di lingkungan pendidikan yang menjadi PR buat kita yaitu, Stop bullying, Stop kejahatan seksual, Stop intoleran terhadap anak. Dengan cara menambah daya kapasitas kita dan mengupgrade diri kita menjadi tenaga pendidik yang profesional agar bisa menuntaskan persoalan ini. Kami sangat prihatin mendendengar pemberitaan yang kemarin viral di Kab. Gresik. Berharap agar rekan-rekan media memberikan berita yang bijak,” Pesan Yani.

Mashuri dari UPT 222 Gresik tentang berita tingkat nasional, berita hoax oleh media, berita bohong tentang anak SD, bagaimana bisa mengembalikan kepercayaan publik?

Pertanyaan langsung dijawab Sdr. M. Isa Anshori dari Dewan Pendidikan Jatim

“Ada dua fakta di berita ini, dan opini tidak bisa dilarang karena sudah menyebar, cara kita mengatasi dengan jawaban fakta yang ada, kita jadi penyebar berita benar atau fakta,” Kata Anshori.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Wakapolres Gresik Kompol Erika Purwana Putra berharap sinergitas antara instansi maupun Awak media berjalan lancar

“Mengenai masalah kejadian di SDN 236 Gresik, berharap awak media bijak dalam pemberitaan sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” Harap Kompol Erika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *