Warga Dusun Legupit Lestarikan Tradisi Ruwah Lewat Wayang Kulit

Budaya217 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news — Warga Dusun Legupit, Desa Karangrejo, Pasuruan kembali menggelar tradisi tahunan Ruwah Dusun pada Sabtu (3/10/2026) malam.

​Mereka memeriahkan acara pelestarian budaya ini dengan menggelar pagelaran wayang kulit.

​Warga melaksanakan seluruh kegiatan secara swadaya. Hal ini merupakan wujud syukur sekaligus cara menjaga warisan leluhur.

​Camat Gempol Hadi Mulyono turut menghadiri acara bersama jajaran perangkat desa, tokoh agama, dan masyarakat.

​Swadaya Warga Lingkungan

​Ketua Panitia Ruwah Dusun Legupit, Wawan Prasetyo, menjelaskan warga menyiapkan rangkaian acara ini sejak satu tahun lalu.

​Panitia melibatkan seluruh masyarakat di tingkat rukun warga (RW), mulai dari RT 1 hingga RT 6.

​“Rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan dan warisan para leluhur,” kata Wawan dalam sambutannya.

​“Alhamdulillah, warga di lingkungan RW RT 1 sampai RT 6 bisa menggelar berbagai kegiatan secara swadaya,” imbuh Wawan.

​Tahun ini, warga mengundang Ki Dalang Slamet Dharmawan asal Sidoarjo. Ia menampilkan lakon Pendowo Kabujuk yang berlangsung hingga dini hari.

​Apresiasi dari Pemerintah Kecamatan

​Camat Gempol Hadi Mulyono sangat mengapresiasi kekompakan masyarakat setempat dalam mempertahankan tradisi tahunan tersebut.

​Hadi menilai kegiatan ini mencerminkan tingginya semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga.

​“Ini menunjukkan kekompakan warga Dusun Legupit. Mudah-mudahan Dusun Legupit semakin makmur, gemah ripah loh jinawi,” kata Hadi.

​“Dengan adanya Ruwah Dusun ini, saya berharap warga Dusun Legupit dan Desa Karangrejo terus hidup rukun, aman dan tenteram,” pungkasnya.

​Rangkaian Acara Lanjutan

​Pagelaran wayang kulit ini bukan akhir dari peringatan Ruwah Dusun. Warga masih menyiapkan karnaval budaya pada 9 dan 10 Oktober 2026.

​Panitia mengawali seluruh agenda tersebut melalui gladi bersih. Muspika Kecamatan Gempol juga memberikan dukungan penuh.

​Wawan memastikan seluruh elemen masyarakat berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan selama kegiatan berlangsung.

​“Kita berharap apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama antara masyarakat dan lingkungan bisa kita jaga bersama,” ujarnya.

​”Harapannya kegiatan yang sudah direncanakan sejak jauh hari ini berjalan lancar dan aman dari awal hingga akhir tanpa kendala,” tutup Wawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *