Lolos Final Mathematics Olympiad 2023, MINU Trate Putri Jadi Satu-satunya Sekolah Islam Berpeluang Juara

Berita, Daerah219 Dilihat

Gresik, Tretan.news – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putri Gresik menjadi satu-satunya finalis sekolah berbasis pesantren setelah salah satu siswinya Anggun Hasanah Astsauri dinyatakan lolos 20 besar dalam ajang Mentari Mathematics Olympiad (MEMO) 2023.

Anggun Hasanah berhasil masuk final setelah menyisihkan 1500 peserta lain dari berbagai sekolah se-Indonesia. Meski baru masuk tahapan finalis, capaian siswi kelas lima itu membuat bangga pihak sekolah. Sebab, MINU Trate Putri Gresik juga menjadi satu-satunya sekolah di Jawa Timur yang lolos ke final.

Kepala MINU Trate Putri Gresik, Purwanto mengaku, meski belum pada tahapan perolehan juara pihaknya tetap bangga dengan semangat anak didiknya itu dalam mengejar prestasi karena Anggun mampu bersaing dengan siswa-siswi sekolah internasional terutama di Ibu Kota Indonesia, Jakarta.

“Anggun memang dikenal pintar. Kami bangga dengan capaian Anggun saat ini. Lebih-lebih dalam ajang MEMO ini dia berhasil menjadikan MINU Trate Putri Gresik sebagai satu-satunya sekolah islam di seluruh Indonesia yang lolos ke babak final pada 23 September mendatang,”ujar Purwanto dengan bangga, Minggu (17/09).

Dikatakan Purwanto, saat ini pihak sekolah terus mensupport Anggun agar nantinya dalam babak final bisa memperoleh medali emas. Bahakan, guru pembimbingnya juga terus meningkatkan kemampuan siswi yang pernah meraih medali emas dalam Kompetisi Nasional Matematika Sains Bahasa Inggris (OMNAS) 2023.

“Setiap pagi di sekolah sebelum jam belajar dimulai antara pukul 06.30-07.00 WIB. Anggun terus mendapatkan bimbingan dari gurunya sampai babak final nanti. Tentunya usaha maksimal ini kita lakukan agar Anggun berhasil mendapatkan medali emas yang bisa bisa mengharumkan nama sekolah. Mohon doa restunya,”jelasnya.

Sementara dari 20 finalis, Purwanto menambahkan, Anggun merupakan satu-satunya peserta yang berasal dari Madrasah Ibtidaiyah se-Indonesia yang lolos ke final pada kategori kelas 5-6 di ajang ini dan berada di urutan ke tujuh terbaik. Purwanto menekankan bahwa Madrasahnya bukan sekedar sekolah berbasis agama saja melainkan juga unggul dalam bidang Matematika, Sains dan Bahasa Inggris.

“Madrasah kami memang berbasis agama. Namun, tidak hanya belajar agama saja melainkan juga unggul dalam bidang Matematika, Sains dan Bahasa Inggris. Tidak sedikit anak didik kami yang kerap meraih prestasi akademik selain prestasi lomba keagamaan,”tandasnya.

Diketahui ajang MEMO merupakan olimpiade tingkat nasional yang digelar oleh salah satu penyedia buku pendidikan berbahasa Inggris terkemuka di Indonesia. Olimpiade itu diikuti oleh lebih dari 1500 siswa kelas 1-6 dari sekolah internasional di seluruh Indonesia. Babak penyisihan MEMO 2023 telah diselenggarakan pada tanggal 9 September 2023 lalu melalui zoom.

Min/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *