Kebakaran Hebat Landa Pasar Kepulungan Pasuruan, 200 Kios Ludes

Peristiwa138 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news – Kebakaran hebat melanda Pasar Tradisional Kepulungan di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

​Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (26/9/2026) siang.

​Kobaran api menghanguskan sekitar 200 kios dan toko di kawasan pasar tersebut.

​Dugaan sementara menyebutkan percikan api berasal dari korsleting listrik.

​Api mulai membesar sekitar pukul 12.30 WIB dan merambat dengan sangat cepat.

​Kepulan asap hitam tebal tampak membubung tinggi dari lokasi kejadian.

​Ratusan Kios Ludes Terbakar

​Sekretaris Desa Kepulungan, Fahrudin Salim, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

​Fahrudin menerima laporan warga mengenai amukan api sekitar pukul 12.30 WIB.

​Ia langsung bergegas menuju lokasi untuk memastikan kondisi pasar tradisional itu.

​“Begitu saya sampai di lokasi, api sudah membesar. Hampir seluruh isi pasar terbakar dan tidak ada yang tersisa,” ujar Fahrudin.

​Fahrudin mengonfirmasi keberadaan sekitar 200 kios dan toko di pasar tersebut.

​Amuk si jago merah menghanguskan sebagian besar bangunan beserta barang dagangan milik warga.

​Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai angka miliaran rupiah.

​Pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti kerugian.

​Upaya Pemadaman Terpadu

​Petugas gabungan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kejadian.

​Dua unit armada damkar berasal dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

​Satu unit damkar lainnya merupakan bantuan tanggap darurat dari perusahaan Gudang Garam.

​Puluhan truk tangki air isi ulang turut membantu petugas mempercepat upaya pemadaman.

​Anggota kepolisian, TNI, relawan, dan warga sekitar juga bahu-membahu memadamkan kobaran api.

​Hingga berita ini terbit, petugas damkar masih berjibaku menjinakkan titik api.

​Proses pemadaman belum selesai dan tahap pendinginan area masih terus berlangsung.

​Pihak kepolisian tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang melanda pusat ekonomi warga ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *