Inovasi Kartu Soal Antarkan Guru MTs Kyai Mudrikah Raih Apresiasi Terbaik di UIN Madura

Berita, Pendidikan, Tokoh139 Dilihat

PAMEKASAN, Tretan.News Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Titik Handayani, M.Pd., memperoleh apresiasi sebagai pembuat Kartu Soal Terbaik Tingkat MTs.

Titik Handayani meraih apresiasi tersebut dalam Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Madrasah melalui Pengembangan Instrumen Pengukuran Ekoteologi Berbasis Tradisi Lokal dan Moderasi Beragama.

Kegiatan berlangsung pada 13 hingga 26 Agustus 2026 di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura.

Pelatihan itu menjadi ruang akademik bagi guru madrasah untuk memperkuat kompetensi profesional melalui pengembangan instrumen pembelajaran yang kontekstual.

Melalui pelatihan tersebut, guru madrasah mengembangkan instrumen pembelajaran yang mengintegrasikan nilai ekoteologi, tradisi lokal, dan moderasi beragama. Instrumen tersebut dirancang sesuai dengan konteks pendidikan madrasah.

Titik Handayani memperoleh apresiasi atas kualitas dan kreativitasnya dalam mengembangkan kartu soal. Kartu soal tersebut mengintegrasikan prinsip pengukuran pembelajaran dengan konteks pendidikan madrasah.

Pengembangan instrumen tersebut penting karena evaluasi pembelajaran tidak hanya mengukur kemampuan kognitif peserta didik. Evaluasi juga mendorong tumbuhnya kesadaran ekologis, penguatan nilai keagamaan, dan pembentukan karakter sosial.

Wakil Dekan I FTIK UIN Madura, Dr. Abd Ghafur, menyerahkan penghargaan kepada Kepala MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Dr. Heni Listiana. Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di Auditorium FTIK UIN Madura.

Bagi MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga merepresentasikan komitmen madrasah. Komitmen tersebut mencakup pembangunan budaya akademik, inovasi pembelajaran, dan penguatan kompetensi guru di lingkungan madrasah.

Guru kini tidak sekadar melaksanakan pembelajaran. Mereka juga berperan sebagai akademisi-praktisi yang merancang instrumen pendidikan sesuai kebutuhan peserta didik dan dinamika masyarakat.

Kepala MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Dr. Heni Listiana, menyambut positif capaian Titik Handayani. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus mengembangkan kompetensi dan menghasilkan inovasi pembelajaran.

Menurut Dr. Heni, guru memegang peran penting dalam menentukan kualitas pendidikan madrasah melalui kemampuan menghubungkan pengetahuan, nilai, konteks lokal, dan kebutuhan masa depan peserta didik.

Prestasi Titik Handayani menunjukkan bahwa tradisi lokal dan nilai keagamaan mampu menjadi sumber inovasi pedagogis. Melalui instrumen pembelajaran yang terukur, guru dapat menerjemahkan nilai ekoteologi dan moderasi beragama ke dalam praktik pendidikan.

Pendidikan tidak hanya menghasilkan peserta didik dengan kemampuan akademik, tetapi juga kepekaan ekologis dan kematangan sosial. Pendidikan juga diarahkan untuk membentuk keberagamaan peserta didik yang moderat.

Capaian tersebut menjadi energi positif bagi keluarga besar MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning untuk terus membangun tradisi pendidikan yang inovatif, kontekstual, berkarakter, dan berorientasi pada mutu.

Prestasi tersebut juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas madrasah bermula dari kesungguhan guru untuk terus belajar, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan peserta didik. (*)

 

Guru MTs Kyai Mudrikah menerima apresiasi Kartu Soal Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *