Danrem 084/Bhaskara Jaya Sambangi PWI Jatim, Ajak Media Jaga Kondusifitas Surabaya

Berita, TNI / Polri31 Dilihat

SURABAYA, TRETAN.news – Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menyambangi Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur di Graha Wartawan, Jalan Taman Apsari, Surabaya, Selasa (11/8/2026).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi TNI dan media dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Surabaya dan sekitarnya jelang momentum Agustus.

​Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama jajaran pengurus menyambut langsung kedatangan jajaran Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut.

Pertemuan ini menjadi wadah penguatan komunikasi publik antara aparat keamanan dan insan pers.

​Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan daerah tidak bisa hanya mengandalkan peran aparat.

Menurutnya, media massa memiliki peran yang sangat vital dalam menyajikan informasi yang sehat dan mencegah keresahan di tengah masyarakat.

​Antisipasi Potensi Gangguan Keamanan

​Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Kohir memaparkan kesiapsiagaan personel TNI dan Polri di wilayah Korem 084 dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang pertengahan tahun.

Langkah pencegahan ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas warga berjalan aman dan tertib.

​Ia meluruskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan aparat murni berfokus pada tindakan pencegahan dini, bukan langkah penindakan hukum.

​”Kita siaga untuk mengantisipasi, bukan menindak. Harapan kami, wilayah Korem 084 khususnya Surabaya tetap aman dan kondusif,” tegas Brigjen Kohir.

​Ia juga mengimbau insan pers untuk terus menyuarakan pesan-pesan yang menyejukkan melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang.

Langkah ini dinilai efektif untuk meredam kepanikan publik, baik di media sosial maupun di kehidupan nyata.

​”Kalau narasi berkembang berbeda-beda, pastikan masyarakat dapat informasi benar. Media punya peran besar menjaga ketenangan,” lanjutnya.

​Apresiasi dari PWI Jawa Timur

​Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi keaktifan Danrem 084/Bhaskara Jaya dalam membangun komunikasi terbuka dengan media.

Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dan media dalam memilah informasi agar tidak mudah terprovokasi.

​”Media harus melek informasi. Masyarakat perlu memahami berita secara utuh agar tidak mudah terprovokasi narasi menyesatkan,” ujar Lutfil.

​Pertemuan di Graha Wartawan ini mempertegas bahwa ruang informasi yang sehat dan tepercaya menjadi kunci utama dalam memelihara kondusifitas wilayah Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *