TNI Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Gempol Pasuruan, Pangkas Rute 5 Km

Berita, TNI / Polri195 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news – TNI meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/11/2026).

Infrastruktur baru ini memangkas jarak tempuh warga hingga lima kilometer dari rute memutar sebelumnya.

Kehadiran jembatan beton tersebut juga menghilangkan bahaya menyeberang sungai bagi warga dan para pelajar SMK setempat.

Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun meresmikan jembatan didampingi jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Primadi menyatakan pembangunan jembatan ini membuktikan komitmen nyata TNI dalam mempermudah akses pendidikan masyarakat desa.

“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan aman. Anak-anak kita juga tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan risiko yang tinggi untuk berangkat sekolah,” ujarnya.

Spesifikasi dan Batas Muatan

Satuan Zeni Tempur (Zipur) Divif 2 Kostrad menuntaskan pembangunan jembatan beton ini dalam kurun waktu sekitar 60 hari.

Jembatan tersebut memiliki bentang panjang 12 meter, lebar 3 hingga 4 meter, serta kapasitas beban maksimal enam ton.

Mayjen Primadi meminta warga dan pemerintah daerah merawat fasilitas ini serta disiplin mematuhi batas tonase kendaraan.

“Jembatan ini memiliki batas beban maksimal enam ton. Saya berharap aturan tersebut dipatuhi agar jembatan tetap aman dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Selain jembatan, TNI mengoperasikan program sumur bor guna menyuplai air bersih bagi warga yang membutuhkan.

Solusi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Wakil Bupati Pasuruan Sobih Asrori menyambut positif keterlibatan aktif jajaran TNI dalam percepatan infrastruktur pedesaan.

Menurut Sobih, karya bakti militer ini menjawab kendala keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Sinergi TNI dan Polri sangat membantu masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran, program pembangunan seperti ini menjadi solusi nyata bagi kebutuhan warga,” kata Sobih.

Pemkab Pasuruan optimistis mobilitas yang kian lancar ini memicu peningkatan semangat belajar generasi penerus bangsa.

Pemerintah daerah berharap kemitraan strategis dengan TNI dan Polri terus berlanjut guna mendorong pemerataan kesejahteraan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *