Penutupan KKN Universitas Annuqayah dan Maulid Nabi di Giligenting Satukan Alumni, Mahasiswa, dan Masyarakat

Berita, Pendidikan367 Dilihat

SUMENEP, Tretan.News Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) menggelar penutupan KKN sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, di Gedung MWC NU Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Seluruh mahasiswa KKN UA dari enam titik posko di Giligenting berkolaborasi dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan acara juga bekerja sama dengan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Giligenting.

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri mahasiswa, alumni, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Panitia menghadirkan pengasuh sekaligus tokoh ulama, KH. Muhammad Ali Fikri, sebagai penceramah utama. Kehadiran beliau mendapat sambutan dari peserta yang memadati lokasi kegiatan.

Acara tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa Universitas Annuqayah di wilayah Giligenting.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Panitia, Daris Dzakwan, menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan KKN hingga masa pengabdian berakhir.

Ucapan tersebut ditujukan kepada setiap pondok pesantren atau lembaga, masyarakat Giligenting, serta IAA Giligenting.

Daris mengapresiasi kerja sama, bimbingan, dan dukungan yang diberikan selama mahasiswa menjalankan program KKN.

Dalam ceramahnya, KH. Muhammad Ali Fikri menyampaikan pesan tentang keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.

“Saya sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas dedikasi para mahasiswa KKN di Giligenting,” dauh KH. Muhammad Ali Fikri.

Menurut KH. Muhammad Ali Fikri, sejumlah program KKN memberikan kesan mendalam dan menjadi bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.

Program tersebut antara lain penanaman 500 pohon mangrove, pembuatan tempat pembakaran sampah minim asap, serta pengadaan perpustakaan pojok baca.

“Berbagai macam program yang dilakukan memberikan kesan yang sangat mendalam dan menjadi bukti nyata kontribusi ilmu demi kemaslahatan masyarakat setempat,” tambah beliau.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan penyerahan kenang-kenangan secara simbolis.

Acara juga diakhiri dengan sesi foto bersama mahasiswa KKN, pimpinan, alumni, dan tokoh masyarakat Giligenting. (*)

 

Penutupan KKN Universitas Annuqayah dan Maulid Nabi di Giligenting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *