Prabowo Gendong dan Cium Kening Balita, Antusias Warga Batoporo Barat Sampang Pecah

Berita, Sosial163 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Desa Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, pada Selasa (23/6/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan masyarakat.

Tak hanya menjadi saksi peresmian ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning, warga juga menyaksikan momen penuh kehangatan ketika Kepala Negara menggendong dan mencium seorang Balita di tengah kerumunan masyarakat.

Sejak pagi hari, warga telah memadati sepanjang ruas jalan yang akan diresmikan Presiden. Cuaca yang tak menentu tidak menyurutkan semangat mereka.

Hujan sempat mengguyur kawasan tersebut, namun masyarakat tetap bertahan di pinggir jalan sambil membawa bendera Merah Putih. Ketika hujan reda, terik matahari berganti menyinari kawasan itu, namun warga tetap berdiri rapi menunggu iring-iringan kendaraan Presiden melintas.

Anak-anak, pemuda, ibu-ibu hingga para lansia tampak rela berdesakan demi menyaksikan secara langsung sosok Presiden yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Desa Batoporo Barat. Suasana penuh harap dan kegembiraan begitu terasa sejak rombongan Presiden mulai memasuki lokasi.

Sorak sorai masyarakat pun langsung pecah saat mobil kepresidenan melambat. Dengan penuh semangat, ribuan warga kompak meneriakkan nama Presiden.

“Hidup Pak Prabowo… lanjutkan dua periode…! Hidup Pak Prabowo…!”

Prabowo Gendong dan Cium Kening Balita, Antusias Warga Batoporo Barat Sampang Pecah (Mam)

Teriakan itu menggema di sepanjang jalan yang baru selesai dibangun melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun Anggaran 2025. Lambaian bendera Merah Putih dari tangan masyarakat semakin menambah semarak penyambutan.

Momen paling mengharukan terjadi ketika Presiden Prabowo membuka sunroof mobil kepresidenan untuk menyapa masyarakat dari jarak dekat. Melihat seorang ibu mengangkat bayinya ke arah Presiden, Prabowo spontan menghentikan langkah sejenak.

Dengan senyum hangat, Presiden menerima bayi tersebut ke dalam pelukannya. Sesaat kemudian, ia menggendong dan mencium bayi itu dengan penuh kasih sayang sebelum mengembalikannya kepada sang ibu. Aksi spontan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dan sorakan bahagia dari masyarakat yang menyaksikan dari dekat.

Banyak warga mengabadikan momen langka itu menggunakan telepon genggam mereka. Tidak sedikit yang tampak terharu karena dapat melihat secara langsung kedekatan Presiden dengan rakyatnya.

Bagi masyarakat Batoporo Barat, kunjungan Presiden bukan hanya tentang peresmian infrastruktur, melainkan menjadi peristiwa bersejarah yang akan terus dikenang. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu dianggap sebagai bukti perhatian pemerintah terhadap pembangunan daerah sekaligus memberikan harapan baru bagi kemajuan wilayah mereka.

Salah seorang warga, Basir, mengaku rela datang sejak pagi demi bisa melihat Presiden secara langsung.

“Kami rela kehujanan, lalu kepanasan, yang penting bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden. Apalagi saat beliau menggendong dan mencium bayi tadi, kami benar-benar terharu. Beliau sangat dekat dengan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Abdullah, menyebut kedatangan Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Batoporo Barat.

“Seumur hidup baru kali ini desa kami dikunjungi Presiden. Jalan kami sekarang sudah bagus dan diresmikan langsung oleh Bapak Prabowo. Ini sejarah bagi kami,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *