SAMPANG | Tretan.news – Antusiasme masyarakat Desa Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, begitu terasa saat menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Selasa (23/6/2026).
Presiden ke-8 Prabowo datang ke desa tersebut untuk meresmikan ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning yang dibangun melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. Kehadiran Kepala Negara menjadi momen bersejarah bagi masyarakat yang selama puluhan tahun mendambakan akses jalan yang layak.
Meski hujan mengguyur sejak pagi, semangat warga tidak surut. Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, pemuda hingga orang tua, memadati lokasi peresmian. Mereka berteduh di bawah tenda sederhana sambil membawa bendera Merah Putih yang telah dipersiapkan secara swadaya.
Sorak-sorai warga pecah ketika iring-iringan kendaraan Presiden melintas. Mereka melambaikan bendera Merah Putih dan menyampaikan ucapan selamat datang sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden yang untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di desa tersebut.
Bagi masyarakat, pembangunan jalan itu bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan yang sebelumnya rusak berat, berlumpur, dan sulit dilalui kini berubah menjadi akses yang lebih nyaman sehingga memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta menekan biaya transportasi dan logistik.
Salah seorang pemuda Desa Batoporo Barat, Mudasir, mengatakan pembangunan jalan tersebut mulai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Sejak jalan ini bagus, pergerakan ekonomi masyarakat mulai terlihat. Distribusi hasil pertanian lebih lancar dan aktivitas warga menjadi jauh lebih mudah,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo menjadi alasan kuat bagi masyarakat untuk memberikan sambutan terbaik sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan yang telah dirasakan manfaatnya.

“Ini bukan hanya perlu, tetapi memang wajib kami sambut. Kami ingin mengucapkan terima kasih langsung kepada Bapak Presiden karena telah berkenan hadir di desa kami,” katanya.
Mudasir menjelaskan seluruh persiapan penyambutan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan kemampuan yang dimiliki. Meskipun sederhana, ia berharap antusiasme warga dapat menjadi simbol apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan di wilayah mereka.
“Mungkin kami tidak bisa menyampaikan terima kasih secara langsung kepada beliau, tetapi melalui penyambutan ini kami berharap Bapak Presiden mengetahui betapa besar rasa syukur masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Batoporo Barat, M. Fajri, mengungkapkan pemerintah desa baru menerima kepastian agenda kunjungan Presiden sekitar tiga hari sebelum pelaksanaan.
Meski waktu persiapan relatif singkat, pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah berkenan hadir langsung ke Desa Batoporo Barat untuk meresmikan jalan yang kini menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.
Fajri menambahkan, sebelum kunjungan berlangsung pemerintah desa juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang maupun melakukan aktivitas yang dapat mengganggu jalannya acara. Imbauan tersebut disampaikan mengingat Presiden tiba melalui jalur udara menggunakan helikopter yang mendarat di helipad yang telah disiapkan di wilayah Dusun Seloros.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Mereka datang dengan tertib untuk menyambut sekaligus menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan jalan yang selama ini mereka nantikan,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo Subianto disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sampang.







