Pemkab Bangkalan Dorong Akreditasi Perpustakaan, Tingkatkan Literasi Masyarakat

Berita, Pemerintahan41 Dilihat

BANGKALAN, tretan.news – PEMERINTAH Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat melalui penguatan peran perpustakaan.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan yang digelar pada Senin (20/4/2026) di Aula Perpustakaan Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan, baik di tingkat sekolah maupun desa.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangkalan, Ainul Ghufron, dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata membangun budaya literasi yang berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa tingkat kegemaran membaca masyarakat Bangkalan masih fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir, bahkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) masih tergolong rendah.

Kondisi ini menjadi perhatian serius yang harus segera ditangani secara bersama.

“Perpustakaan selama ini masih sering dipandang sebelah mata, padahal perannya sangat penting sebagai acuan pengembangan suatu daerah.

Bahkan, kemajuan perpustakaan bisa menjadi salah satu indikator kinerja kepala daerah,” ujarnya.

Ainul juga menambahkan bahwa jumlah perpustakaan di Kabupaten Bangkalan yang telah memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) masih terbatas.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong sekolah dan pemerintah desa untuk segera mengurus NPP sebagai langkah awal menuju standarisasi dan akreditasi.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membangun ekosistem literasi yang kuat.

Menurutnya, perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga pusat pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa mengetahui berbagai kekurangan yang perlu dibenahi bersama. Ini adalah momentum untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai fondasi kemajuan daerah,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan sosialisasi dan advokasi ini dapat meningkatkan pemahaman para pengelola perpustakaan terkait standar nasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan di Bangkalan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan lahir perpustakaan-perpustakaan yang lebih profesional, terstandar, dan mampu menjadi pusat literasi yang inklusif bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan optimistis, melalui sinergi dan komitmen bersama, literasi masyarakat akan terus meningkat seiring berkembangnya kualitas perpustakaan di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *