SAMPANG | Tretan.News – Kunjungan pasien rawat jalan di RSUD dr. Muhammad Zyn Kabupaten Sampang pada hari kedua pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terus mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan laporan kunjungan harian poli tertanggal Kamis (26/03/2026), total pasien yang dilayani mencapai 879 orang.
Angka tersebut menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan hari pertama pasca libur yang sebelumnya tercatat sekitar 700 pasien.
Lonjakan ini memperkuat temuan di lapangan bahwa pelayanan kesehatan kembali dipadati masyarakat usai libur panjang Lebaran.
Dari data yang dihimpun, beberapa poli mencatat jumlah kunjungan tertinggi. Poli Spesialis Syaraf/Neurologi menjadi yang paling banyak dengan 159 pasien, disusul Poli Spesialis Penyakit Dalam sebanyak 119 pasien, serta Poli Spesialis Jantung mencapai 98 pasien.
Selain itu, Poli Paru dan Orthopedi juga tergolong tinggi masing-masing dengan 82 dan 81 pasien.
Sementara itu, sejumlah poli lain seperti Poli Mata (69 pasien), Rehabilitasi Medik (44 pasien), Bedah (43 pasien), dan Anak (42 pasien) turut berkontribusi terhadap tingginya angka kunjungan.
Namun, terdapat pula beberapa poli dengan kunjungan rendah bahkan nihil, seperti Poli Gigi dan Poli Gigi Spesialis Prostodonti.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Muhammad Zyn Sampang, dr. Bhakti Setiyo Tunggal melalui Humasnya, Amin Jakfar, membenarkan adanya peningkatan signifikan tersebut. Ia menyebut lonjakan ini merupakan dampak langsung dari tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat pasca libur panjang.
“Jika dibandingkan hari pertama yang sekitar 700 pasien, hari kedua ini meningkat menjadi 879 pasien. Ini menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan,” ujar Amin.
Ia menambahkan, pihak rumah sakit tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal meski terjadi kepadatan pasien di sejumlah poli. Pihaknya juga terus melakukan evaluasi untuk mengantisipasi lonjakan serupa di hari-hari berikutnya.
“Kami pastikan seluruh pasien tetap terlayani dengan baik. Namun kami juga mengimbau masyarakat untuk bersabar karena adanya antrean yang cukup tinggi,” pungkasnya.







