Tiga pilar Desa Batoporo Barat Raih Prestasi Gemilang 10 besar di Lomba Anugerah Patriot Jawi Wetan Award 2023

Berita, Daerah626 Dilihat

Sampang, Tretan.News – Desa Batoporo Barat kecamatan kedungdung kabupaten sampang Madura berhasil masuk ke dalam 10 besar dalam ajang prestisius Anugerah Patriot Jawi Wetan Award 2023. Lomba yang diadakan untuk menghargai tiga pilar penting dalam pembangunan desa yaitu partisipasi masyarakat, pembangunan ekonomi, dan pelestarian budaya, telah menilai Desa Batoporo Barat sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur.

Tim juri yang terdiri dari para ahli dan pakar dalam bidang pembangunan desa di Jawa Timur memberikan penilaian yang sangat tinggi terhadap Desa Batoporo Barat. Mereka memuji partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program pembangunan, seperti pengembangan infrastruktur, kesejahteraan sosial, dan pelestarian lingkungan. Desa ini juga menunjukkan kesuksesan dalam menciptakan peluang ekonomi untuk penduduknya, yang tercermin dari pertumbuhan usaha lokal dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Tak hanya itu, tim juri juga merasa bangga dengan adanya pemuda karang taruna desa setempat dengan jiwa sosial nya yang besar kepada masyarakat rela membantu masyarakat dengan sepenuh hati.

Selain itu, Desa Batoporo Barat juga mendapat pengakuan khusus dalam pelestarian budaya lokal. Mereka telah berkomitmen untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai budaya yang kaya, sehingga menjadikan desa ini sebagai contoh yang patut diikuti bagi desa-desa lain di Jawa Timur.

Penjabat Kepala Desa Batoporo Barat, Hasan , menyambut gembira pencapaian ini, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas masuknya desa Batoporo barat di 10 besar dalam lomba anugerah patriot jawi Wetan 2023.

Prestasi Desa Batoporo Barat ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Timur dan seluruh Indonesia untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memajukan ekonomi lokal, dan melestarikan budaya tradisional. Anugerah Patriot Jawi Wetan Award 2023 telah membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong dan visi yang kuat, pembangunan desa yang berkelanjutan adalah tujuan yang dapat dicapai.

“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini, yang merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat desa. Ini adalah bukti bahwa kerja sama dan dedikasi kami untuk membangun dan melestarikan desa kami telah membuahkan hasil yang membanggakan.” ungkapnya.Sabtu (16/9/23)

Terpisah, Bripka Imam Hidayatulloh selaku Bhabinkamtibmas desa setempat menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menduga desa binaan nya ini akan masuk di 10 besar tingkat Jawa timur.

Pasalnya, menurut Imam kerapnya sapaannya itu desa binaan ini merupakan desa terpencil dan ketinggalan jauh, namun berkat perjuangan tim dirinya optimis untuk tetap semangat untuk memajukan desa.

“Sebenarnya bukan tiga pilar saja mas tapi banyak yang terlibat di desa binaan kami seperti karang taruna tokoh masyarakat dan BPD meraka saling bahu membahu dan berusaha saling melengkapi, untuk bercita-cita memajukan desa Batoporo barat,” katanya.

“Bukan lombanya yang kami lihat tapi sinergitas nya ini yang harus kita tingkatkan dan pertahankan masalah kalah dan menang itu sudah biasa yang penting ayo kita jaga desa kita untuk terus maju dan berkarya,” Pungkasnya dengan penuh semangat.

Saat dikonfirmasi, Bhabinsa nya serda andre AB Dirinya hanya memilih untuk tersenyum dan bar kata “Kami siap membawa perubahan,” Singkatnya.

Perlu diketahui tim juri setibanya di desa Batoporo barat, disambut baik oleh forkopimcam kedungdung, pemerintah desa setempat serta pengobatan gratis oleh bidan desa dari Puskesmas banjar dengan di meriahkan sanggar melate pote, pencak silat pagar nusa serta hadrah mashor.

Setelah rangkaian kegiatan dilaksanakan tim juri juga melakukan turun kelokasi dusun-dusun untuk melakukan penilaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *