PASURUAN, TRETAN.news — Pedagang dan relawan mulai membersihkan sisa kebakaran Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (4/10/2026).
Pembersihan ini menjadi langkah awal penataan pasar. Pengelola menargetkan proses tersebut rampung dalam waktu satu pekan ke depan.
Banser Kecamatan Gempol, FPRB Gempol, dan relawan Ponpes SPMAA turut membantu membersihkan area sejak pagi hari.
Relawan mengumpulkan material bekas kebakaran. Material tersebut meliputi rangka besi, atap seng, paku, dan sisa kayu.
Pekerja menumpuk puing-puing tersebut di area parkir depan pasar. Tujuannya untuk memudahkan proses pemilahan dan pengangkutan material.
“Pembersihan mulai hari ini sampai selesai. Targetnya seminggu sudah bersih semua,” ujar Pengelola Pasar Desa Kepulungan, Supaat.
Pemilahan Material Bekas
Supaat menjelaskan, pekerja memilah material bernilai ekonomis. Pengepul rongsokan di wilayah Kepulungan akan membeli material berharga tersebut.
Sementara itu, armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan akan mengangkut sisa puing yang tidak memiliki nilai jual.
“Kami sudah berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Pasuruan dan pengepul rongsokan Kepulungan,” kata Supaat.
“Yang masih bernilai ekonomis nanti dibeli pengepul, sedangkan sisanya akan diangkut truk DLH,” jelasnya lebih lanjut.
Armada DLH Kabupaten Pasuruan dijadwalkan mulai mengangkut tumpukan material sisa kebakaran tersebut pada Senin (5/10/2026).
Instruksi Pembangunan Kembali
Pembersihan lokasi pasar ini menindaklanjuti instruksi langsung dari Bupati Pasuruan. Pemerintah daerah ingin kawasan terdampak segera bersih.
“Sesuai instruksi Bupati Pasuruan yang menginginkan lokasi kebakaran bersih sebelum dibangun kembali dengan konsep semi permanen,” katanya.
Sebelumnya, Pasar Desa Kepulungan terbakar hebat pada Sabtu (26/9/2026) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB.
Kebakaran melanda sekitar 300 kios dan lapak. Insiden ini menyebabkan sebagian besar bangunan pasar mengalami kerusakan parah.







