Pembersihan Pasar Kepulungan Pasuruan Ditarget Rampung Sepekan

Sosial128 Dilihat

PASURUAN, TRETAN.news — Pedagang dan relawan mulai membersihkan sisa kebakaran Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (4/10/2026).

​Pembersihan ini menjadi langkah awal penataan pasar. Pengelola menargetkan proses tersebut rampung dalam waktu satu pekan ke depan.

​Banser Kecamatan Gempol, FPRB Gempol, dan relawan Ponpes SPMAA turut membantu membersihkan area sejak pagi hari.

​Relawan mengumpulkan material bekas kebakaran. Material tersebut meliputi rangka besi, atap seng, paku, dan sisa kayu.

​Pekerja menumpuk puing-puing tersebut di area parkir depan pasar. Tujuannya untuk memudahkan proses pemilahan dan pengangkutan material.

​“Pembersihan mulai hari ini sampai selesai. Targetnya seminggu sudah bersih semua,” ujar Pengelola Pasar Desa Kepulungan, Supaat.

​Pemilahan Material Bekas

​Supaat menjelaskan, pekerja memilah material bernilai ekonomis. Pengepul rongsokan di wilayah Kepulungan akan membeli material berharga tersebut.

​Sementara itu, armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan akan mengangkut sisa puing yang tidak memiliki nilai jual.

​“Kami sudah berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Pasuruan dan pengepul rongsokan Kepulungan,” kata Supaat.

​“Yang masih bernilai ekonomis nanti dibeli pengepul, sedangkan sisanya akan diangkut truk DLH,” jelasnya lebih lanjut.

​Armada DLH Kabupaten Pasuruan dijadwalkan mulai mengangkut tumpukan material sisa kebakaran tersebut pada Senin (5/10/2026).

​Instruksi Pembangunan Kembali

​Pembersihan lokasi pasar ini menindaklanjuti instruksi langsung dari Bupati Pasuruan. Pemerintah daerah ingin kawasan terdampak segera bersih.

​“Sesuai instruksi Bupati Pasuruan yang menginginkan lokasi kebakaran bersih sebelum dibangun kembali dengan konsep semi permanen,” katanya.

​Sebelumnya, Pasar Desa Kepulungan terbakar hebat pada Sabtu (26/9/2026) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB.

​Kebakaran melanda sekitar 300 kios dan lapak. Insiden ini menyebabkan sebagian besar bangunan pasar mengalami kerusakan parah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *