PASURUAN, TRETAN.news — Lamasa Travel kembali memberangkatkan puluhan jemaah umrah dari Masjid Cheng Ho Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (7/10/2026).
Biro perjalanan asal Desa Sidomukti ini memastikan keamanan jemaah di tengah memanasnya geopolitik kawasan Timur Tengah.
Direktur Utama Lamasa Travel, Hj. Kholilah, menjamin rute perjalanan menuju Arab Saudi tetap aman dan jauh dari wilayah konflik.
”Kami terus memantau perkembangan situasi melalui tim yang berada di lokasi. Rute perjalanan menuju Arab Saudi juga berbeda dengan wilayah yang mengalami konflik,” jelasnya.
Kholilah menyebutkan, pihaknya memberangkatkan 42 orang pada Rabu dan sembilan orang tambahan pada Kamis (8/10/2026).
Total keseluruhan jemaah mencapai 51 orang. Momen ini sekaligus menjadi perjalanan umrah kesepuluh yang Lamasa Travel selenggarakan.
Pertahankan Harga Paket
Manajemen juga berkomitmen tidak membebankan biaya tambahan kepada jemaah akibat lonjakan harga avtur penerbangan.
Lamasa Travel tetap mempertahankan standar pelayanan meskipun nilai tukar dolar dan riyal sedang berfluktuasi.
Jemaah cukup membayar biaya paket reguler Rp36,5 juta untuk perjalanan ibadah selama 12 hari.
Harga ini sudah mencakup fasilitas hotel bintang empat, bus perjalanan, serta tur kota di Makkah dan Madinah.
Selama di Madinah, para tamu Allah akan menginap di Hotel Royal Andalus yang memiliki akses strategis ke kawasan ibadah.
Filosofi Pelayanan
Kholilah menegaskan, pendampingan maksimal menjadi prioritas utama sesuai dengan identitas dan filosofi nama perusahaan tersebut.
Kata “Lamasa” sendiri berasal dari bahasa Arab yang bermakna sentuhan.
”Filosofi Lamasa adalah memberikan sentuhan dalam pelayanan kepada jemaah,” tegas Kholilah.
Ia menyebut komitmen pelayanan tersebut tergambar dalam logo perusahaan yang menggunakan simbol Kakbah, tangan, dan bulan sabit.







