Ansor Jatim Kirim Kader Kuliah ke Tiongkok Lewat Beasiswa ACYLS

Pendidikan, Sosial38 Dilihat

SURABAYA, TRETAN.news — Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur resmi mengirim kadernya menempuh pendidikan tinggi di Tiongkok.

​Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa Safril, melepas keberangkatan Mohammad Zikky ke Tianjin University pada Kamis (1/10/2026).

​Acara pelepasan tersebut berlangsung di Kantor PW GP Ansor Jatim, Kota Surabaya.

​Zikky berhasil meraih beasiswa bergengsi ASEAN-China Young Leaders Scholarship (ACYLS).

​Ia akan mempelajari Ilmu Komputer dan Teknologi di College of Intelligence and Computing.

​Diplomasi Pendidikan Global

​Musaffa menyebut program ini memperluas akses pendidikan internasional bagi generasi muda Nahdlatul Ulama (NU).

​Ia menuntut kader Ansor Jatim memiliki kekuatan akademik dan keberanian bersaing secara global.

​“Kami ingin kader Ansor Jawa Timur tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga kuat secara akademik dan profesional,” ujar Musaffa.

​“Mereka harus punya keberanian untuk masuk ke ruang-ruang global,” tambahnya.

​Keberhasilan Zikky tidak lepas dari rekomendasi PW GP Ansor Jatim dan dukungan Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya.

​Menurut Musaffa, kerja sama pendidikan ini efektif membuka ruang diplomasi antargenerasi.

​“Ketika anak muda Indonesia belajar di Tiongkok, terjadi pertukaran pengetahuan, pengalaman, budaya, dan cara pandang,” jelas Musaffa.

​Buka Akses Beasiswa Baru

​PW GP Ansor Jatim berharap Konjen Tiongkok terus menambah kuota beasiswa pada masa depan.

​“Kami berharap ke depan semakin banyak kuota beasiswa yang dapat diberikan kepada kader Ansor Jawa Timur,” tegas Musaffa.

​Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM PW GP Ansor Jatim, Abdulloh Hamid, turut mengapresiasi pencapaian ini.

​Hamid menegaskan organisasi wajib memastikan seluruh kader dapat mengakses peluang pendidikan internasional.

​“Organisasi harus menjadi jembatan antara kader dan kesempatan. Informasi beasiswa harus sampai ke bawah,” papar Hamid.

​Ia meminta kader Ansor lainnya segera mempersiapkan diri mengikuti jejak Zikky menembus kampus luar negeri.

​Zikky sendiri memandang kesempatan ini sebagai amanah besar membawa nama baik Indonesia di lingkungan akademik internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *