SAMPANG, TRETAN.news — Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (31/10/2026) siang.
Cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
Angin juga menumbangkan beberapa pohon dan merusak sejumlah fasilitas umum.
Terjangan angin mulai menghantam permukiman warga sekitar pukul 13.40 WIB.
Kondisi langit berubah gelap sebelum hujan turun menyertai embusan angin kuat.
Bencana ini berdampak paling parah di Desa Kedungdung dan Desa Batoporo Timur.
Kerusakan Rumah Warga
Warga Desa Kedungdung, Agus Daef Hadi, membenarkan cuaca ekstrem melanda desanya.
“Rumah saya juga mengalami kerusakan. Asbes atap rumah terlepas dan berterbangan akibat diterjang angin,” ucap Agus.
Agus menyebut Dusun Samper dan Desa Batoporo Timur terdampak cukup parah.
Ia memperkirakan sedikitnya empat rumah mengalami kerusakan pada atap dan genting.
“Yang saya tahu hanya rusak ringan, satu pohon tumbang di belakang rumah, namun tidak mengenai rumah warga dan akses jalan,” katanya.
Pohon Tumbang Tutup Jalan
Pemuda Desa Batoporo Timur, Khoirotun, juga melaporkan kerusakan serupa di desanya.
Angin kencang menumbangkan pohon dan mematahkan ranting yang menutupi akses jalan.
Angin bahkan merobohkan tiang lampu penerangan jalan dan merusak atap koperasi.
“Ya, Mas, tadi angin kencang. Beberapa atap rumah warga mengalami kerusakan, bahkan beberapa pohon tumbang menutup akses jalan,” ungkap Khoirotun.
Ia memastikan pohon yang roboh menimpa rumah warga hanya menimbulkan kerusakan ringan.
“Alhamdulillah, dari kejadian itu tidak ada rumah yang sampai roboh. Hanya mengalami kerusakan berat dan ringan saja,” jelasnya.
Warga Bergotong Royong
Warga langsung bergotong royong membersihkan material pohon yang menghalangi jalan setelah hujan mereda.
“Warga gotong royong, Mas. Sebagian rumah sudah diperbaiki, selebihnya saya kurang paham,” pungkas Khoirotun.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Kedungdung, Evi Herawati, membenarkan terjangan angin kencang tersebut.
“Iya, Mas, tadi siang saya mendapatkan laporan dari warga. Untuk jumlahnya saya tidak tahu pasti, saya masih di luar kota,” singkatnya.






