Kapolres Pasuruan Gandeng Warga Gempol Redam Potensi Konflik Sosial

Berita, TNI / Polri166 Dilihat

PASURUAN, TRETAN news — Polres Pasuruan mengajak masyarakat memperkuat sinergi demi mencegah konflik sosial, menjaga kerukunan, dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Gempol.

Pihak kepolisian menggelar agenda tatap muka tersebut di Lumbung Pangan Nusantara, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/10/2026).

Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menegaskan peran aktif warga menjadi kunci utama mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan padat penduduk.

“Dengan jumlah penduduk yang cukup besar di wilayah Pasuruan uni, kami tidak akan pernah bisa menciptakan situasi kondusif tanpa kerja sama,” kata Irawan.

Prioritaskan Mitigasi Konflik dan SARA

Irawan menyatakan kolaborasi kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat mempermudah deteksi dini berbagai potensi gesekan sosial.

Polres Pasuruan memilih langkah pencegahan langsung agar persoalan di lapangan tidak membesar menjadi konflik terbuka antarwarga.

“Khusus bagi kami di kepolisian, upaya utama yang kami kedepankan adalah mitigasi dan pencegahan agar permasalahan kecil tidak berkembang menjadi besar,” jelasnya.

Irawan juga meminta warga menjaga kerukunan antarkelompok serta menghindari gesekan bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan.

Ia mendorong seluruh pihak mengutamakan jalur musyawarah kekeluargaan untuk menuntaskan sengketa di lingkungan sekitar.

“Kita harapkan terbangun ikatan emosional kuat, sehingga jika ada permasalahan, penyelesaiannya berjalan dengan kepala dingin melalui musyawarah kekeluargaan,” tutur Irawan.

Edukasi Digital dan Keselamatan Jalan

Selain gesekan fisik, Irawan mengingatkan masyarakat agar bijak memakai media sosial demi menangkal provokasi dan penyebaran kabar bohong.

Kapolres menyoroti bahaya perundungan digital pada anak, sehingga aparat giat mendatangi sekolah guna memberi pemahaman literasi teknologi.

Pertemuan tersebut turut menghadirkan jajaran Forkopimcam Gempol, Asosiasi Kepala Desa, perwakilan Jasa Raharja Cabang Malang, dan tokoh perguruan silat.

Polres Pasuruan berharap dialog terbuka ini menumbuhkan kesadaran kolektif warga dalam menjaga ketertiban umum sekaligus meminimalkan fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *