PASURUAN, TRETAN.news — Pemerintah Kabupaten Pasuruan bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menghanguskan sebagian besar Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kamis (1/10/2026).
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Ketua DPRD Samsul Hidayat menggelar pertemuan khusus guna menetapkan langkah pemulihan pusat ekonomi desa tersebut.
Pemerintah daerah menjadwalkan aksi pembersihan puing-puing sisa kebakaran pada Minggu (4/10/2026) dengan menerjunkan tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Pembersihan Area dan Pembangunan Semi Permanen
Sekretaris Desa Kepulungan, Fahrudin Salim, menegaskan kegiatan pembersihan merupakan tahapan awal sebelum instansi terkait menata kembali lokasi dagang warga.
“Sesuai petunjuk Bupati, langkah awal membersihkan puing area pasar melalui kerja sama dengan DLH pada Minggu,” kata Fahrudin.
Pemerintah daerah mengupayakan pendirian bangunan semi permanen dalam waktu dekat agar para pedagang terlindung dari guyuran musim hujan.
Penyediaan lapak darurat ini memprioritaskan kelangsungan pendapatan ratusan warga agar perputaran ekonomi lokal tidak terhenti terlalu lama.
“Kami berharap pembersihan dan relokasi sementara segera terwujud demi kelangsungan hidup para pedagang,” ujar Fahrudin menambahkan.
Skema Alokasi Anggaran BTT dan CSR
Guna mendanai proyek fisik tersebut, Pemkab Pasuruan berencana mencairkan pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) secara terukur.
Selain mengandalkan kas daerah, pemerintah menjajaki bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari korporasi sekitar seperti Cargill dan Coca-Cola.
Pihak desa saat ini menunggu persetujuan resmi Bupati Pasuruan terkait permohonan dana CSR lintas industri tersebut.
“Pemerintah Desa Kepulungan mendukung penuh langkah Pemkab demi kepastian nasib seluruh pedagang,” pungkas Fahrudin.







