SAMPANG, Tretan.News — Dua rumah warga Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, terbakar pada Rabu (30/9/2026) malam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 WIB saat pemilik rumah, Nawaki (72) dan Abu Siri (65), sedang tertidur.
Warga mengetahui kejadian tersebut ketika melintas di sekitar lokasi dan melihat api mulai membesar.
Warga kemudian membangunkan pemilik rumah yang langsung meminta pertolongan.
Mendengar teriakan tersebut, warga berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
Mereka menggunakan peralatan seadanya agar kobaran api tidak merembet ke rumah warga lainnya.
“Warga dengan kompak membantu memadamkan api dengan menggunakan alat sederhana, namun api tak kunjung padam,” ungkap Silot saat dikonfirmasi awak media.
Silot mengatakan api mulai mengecil setelah warga melakukan pemadaman secara bersama-sama.
Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sampang tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB.
Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Menurut Silot, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik.
“Warga kompak membantu mengeluarkan barang-barang yang bisa diselamatkan, kayak sapi korban dan barang lainnya,” tandasnya.
Penjabat Kepala Desa Banyukapah, Rohmatun Nasir, membenarkan adanya kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada warga yang turut membantu memadamkan api dan menyelamatkan barang milik korban.
“Sudah kami laporkan, Mas, kepada kabupaten lewat kecamatan. Saya juga ucapkan terima kasih kepada warga yang ikut membantu memadamkan api,” ucapnya.
Rohmatun mengatakan pemerintah desa telah menyampaikan laporan resmi mengenai kejadian tersebut melalui Kecamatan Kedungdung kepada Pemerintah Kabupaten Sampang.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber yang dapat memicu kebakaran.
Masyarakat diminta berhati-hati menggunakan peralatan listrik dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Warga juga diimbau segera memastikan kondisi instalasi listrik dan menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api.
“Keluarga korban diharapkan bersabar. Musibah ini semoga dapat dihadapi dengan tabah dan menjadi ujian yang dapat dilalui bersama,” pungkasnya.







