Kinerja Giling PG Ngadiredjo Lancar, Tebu Petani Terserap Selama Musim Giling 2026

Berita, Bisnis, Daerah273 Dilihat

KEDIRI, Tretan.News – Kinerja giling tebu di Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo, Kediri, berjalan lancar selama musim giling 2026. Kondisi tersebut memberikan kepastian bagi petani untuk menyalurkan tebu yang telah memasuki masa panen.

Tebu yang disalurkan petani selanjutnya masuk dalam proses penggilingan untuk diolah menjadi gula. PG Ngadiredjo merupakan salah satu unit produksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

PG Ngadiredjo berperan dalam mendukung penyerapan tebu petani sekaligus menjaga keberlangsungan produksi gula nasional.

Sepanjang musim giling 2026, aktivitas penerimaan dan pengolahan tebu terus berjalan dengan dukungan pasokan dari wilayah kerja PG Ngadiredjo.

Bagi petani, kepastian penyerapan menjadi salah satu hal penting ketika memasuki masa panen. Tebu yang telah siap ditebang perlu segera disalurkan agar dapat masuk ke proses penggilingan.

Salah satu petani tebu, Isma’il, mengaku lega karena tebu yang telah dipanen dapat terserap dan digiling di PG Ngadiredjo.

“Kami sebagai petani tentu merasa lega ketika tebu yang sudah siap panen bisa terserap dan digiling. Dengan adanya kepastian penyerapan seperti ini, kami lebih tenang dalam menjalankan proses panen dan mengirimkan tebu ke pabrik,” ujar Isma’il.

“Harapannya, kerja sama antara petani dan PG Ngadiredjo bisa terus berjalan dengan baik dan semakin mendukung petani tebu,” lanjutnya.

Penyerapan tebu petani menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan ekosistem gula, dari budidaya hingga proses pengolahan di pabrik.

Berjalannya kegiatan giling di PG Ngadiredjo turut memastikan rantai tersebut tetap berjalan dengan petani sebagai salah satu bagian penting.

Bagi SGN, keberlangsungan musim giling tidak hanya berkaitan dengan pencapaian produksi. SGN juga menempatkan penyerapan hasil panen petani sebagai bagian dari peran pabrik dalam ekosistem gula.

Karena itu, SGN terus mendorong optimalisasi operasional pabrik dan memperkuat sinergi bersama petani di wilayah kerja.

Melalui PG Ngadiredjo, SGN berkomitmen menjaga penyerapan tebu berjalan secara optimal dan mendukung keberlanjutan usaha tani tebu.

Sinergi antara pabrik dan petani menjadi bagian penting dalam memperkuat industri gula nasional dan mendukung upaya mewujudkan swasembada gula.

Tentang PT Sinergi Gula Nusantara

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), yang dikenal sebagai Sugar Co, merupakan sub-holding gula PT Perkebunan Nusantara III (Persero). SGN bergerak dalam bidang usaha agroindustri komoditas gula.

Perusahaan didirikan pada 17 Agustus 2021 berdasarkan hukum pendirian yang merujuk Surat Menteri BUMN Nomor S-527/MBU/07/2021. Surat tersebut tertanggal 26 Juli 2021 dan menjadi dasar pendirian perusahaan dalam rangka restrukturisasi bisnis gula PTPN Group.

Pendirian SGN merupakan salah satu dari 88 Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah untuk mendukung pencapaian swasembada gula nasional.

Perusahaan mengonsolidasikan 36 pabrik gula PTPN, dua pabrik gula PT PG Rajawali I, tiga pabrik gula PT PG Rajawali II, dan satu pabrik gula PT Candi Baru. Pabrik-pabrik tersebut tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Saat ini, perusahaan melakukan restrukturisasi bisnis gula dan transformasi usaha di sektor pengolahan tanaman tebu atau off farm.

Upaya tersebut juga mencakup kemitraan budidaya perkebunan atau on farm, peningkatan kesejahteraan petani tebu rakyat, serta unit pendukung lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kinerja maupun produktivitas perusahaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *