PASURUAN, TRETAN.news — RS Bhayangkara Pusdik Brimob Tingkat III Watukosek menggelar pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Pasuruan.
Bakti kesehatan ini dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) dan mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat.
Tercatat sekitar 150 warga hadir untuk memanfaatkan layanan tersebut.
Jumlah pengunjung ini berhasil melampaui target awal panitia. Sebelumnya, penyelenggara hanya menargetkan sekitar 100 pasien.
Libatkan Dokter Spesialis
RS Bhayangkara Watukosek menerjunkan sejumlah tenaga medis profesional dalam kegiatan ini.
Mereka meliputi dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis mata.
Kepala RS Bhayangkara Watukosek, Dr. Agung Darmawan, Sp.M., M.A.R.S., memimpin langsung pelayanan tersebut.
Ia menyebut kegiatan ini bertujuan mendekatkan layanan medis kepada masyarakat Pasuruan dan Mojokerto.
“Kegiatan ini menjadi sarana bagi kami memperkenalkan fasilitas dan kesiapan tenaga medis RS Bhayangkara Watukosek,” ujar Dr. Agung.
Dr. Agung menjelaskan bahwa rumah sakitnya kini memiliki sekitar 30 dokter spesialis.
Kehadiran tim spesialis ini membantu warga mendeteksi kondisi kesehatannya sejak dini.
Ia menegaskan, kegiatan ini wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui sektor kesehatan.
“Kami ingin masyarakat bisa merasakan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, salah satunya melalui pelayanan kesehatan seperti ini,” katanya.
Sinergi Berkelanjutan
Pemerintah Desa Karangrejo awalnya meminta pelaksanaan pemeriksaan gratis ini kepada pihak rumah sakit.
Tingginya minat warga mendorong kedua belah pihak merencanakan program sosial lanjutan.
Kepala Desa Karangrejo, M. Suud, mengapresiasi kehadiran tim medis RS Bhayangkara Watukosek.
Ia menyebut perangkat desa langsung merespons cepat tawaran kerja sama tersebut.
“Masyarakat sangat bangga dan bersyukur dengan kehadiran tim kesehatan. Respon dari warga sangat bagus,” ungkap Suud.
Ke depan, Pemdes Karangrejo dan RS Bhayangkara Watukosek mewacanakan program khitanan massal.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu meringankan beban kesehatan masyarakat sekitar.







