PASURUAN, tretan.news – Penataan kawasan Bundaran Apollo di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mulai dibahas serius oleh Forkopimcam Gempol bersama sejumlah instansi terkait, Selasa (12/5/2026).
Fokus utama dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula Kecamatan Gempol tersebut meliputi penertiban pedagang kaki lima (PKL), parkir liar truk, penanganan sampah hingga penambahan penerangan jalan dan rambu lalu lintas.
Rakor dihadiri Forkopimcam Gempol, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP Kabupaten Pasuruan, serta Pemerintah Desa Karangrejo.
Camat Gempol, Hadi Mulyono mengatakan, kawasan Bundaran Apollo perlu ditata agar terlihat lebih bersih, tertib dan nyaman dipandang masyarakat maupun pengguna jalan.
“Untuk Bundaran Apollo kiranya ada pengurukan dan penanaman pohon. Pengurukan untuk menambah daya serap air,” ujarnya.
Selain penghijauan, pihak kecamatan juga mengusulkan agar pengangkutan sampah dilakukan secara rutin oleh DLH Kabupaten Pasuruan guna menjaga kebersihan lingkungan.
“Untuk pengangkutan sampah akan diusulkan kepada DLH agar diangkut seminggu sekali,” tambahnya.
Penertiban PKL di sekitar kawasan Bundaran Apollo juga menjadi perhatian serius. Banyak warga menginginkan area tersebut lebih tertata dan tidak dipenuhi lapak pedagang yang dinilai mengganggu saluran drainase.
“Banyak masukan warga yang menginginkan area Apollo bersih dari PKL agar tidak mempengaruhi saluran gorong-gorong,” kata Hadi.
Tak hanya itu, minimnya rambu lalu lintas dan kurangnya penerangan jalan juga dikeluhkan warga. Kondisi tersebut membuat kawasan bundaran dinilai gelap dan rawan pada malam hari.
“Kami juga menampung aspirasi lain yang mengatakan bahwa bundaran ini kurang rambu-rambu dan gelap karena kurangnya penerangan jalan. Untuk itu usul ini akan kami bawa ke dinas terkait,” jelasnya.
Masalah parkir liar truk yang selama ini menjadi persoalan klasik di kawasan Bundaran Apollo turut dibahas dalam rapat tersebut. Menurut Hadi, pihak kepolisian sebenarnya sudah melakukan berbagai langkah penindakan.
“Dari kepolisian kami sudah mendengarkan bahwa upaya kepolisian sudah maksimal. Baik imbauan maupun tilang sudah dilakukan. Namun sopir-sopir itu tetap bandel,” tegasnya.
Untuk memberikan efek jera, pihak kecamatan mengusulkan tindakan lebih tegas terhadap sopir truk yang masih nekat parkir sembarangan di sekitar Bundaran Apollo.
“Usul kami biar ada efek jera, besok bakal digembosi atau truk dibawa langsung ke gudang cargo,” pungkasnya.







