Retret Ketua DPRD di Magelang, Perkuat Integritas dan Sinergi Pusat-Daerah

Berita, Pemerintahan31 Dilihat

PASURUAN, tretan.news – Program retret yang dikemas dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) berlangsung di Magelang selama lima hari. Kegiatan yang difasilitasi melalui program Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) ini diikuti ratusan pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia dengan tujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan dan membangun integritas sebagai bagian dari sistem pemerintahan.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Syamsul Hidayat, menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum strategis dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan legislatif di daerah.

“Program retret ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan legislatif daerah,” ujar Syamsul Hidayat saat dihubungi, Sabtu (19/4/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, diikuti sebanyak 503 Ketua DPRD dari berbagai daerah. Forum ini menjadi ruang konsolidasi nasional guna menyatukan visi kebangsaan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam keterangannya, Syamsul Hidayat menilai pendekatan yang digunakan dalam retret tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, integritas, dan semangat patriotisme sebagai fondasi dalam menjalankan fungsi legislasi.

“Pendekatan dalam retret ini tidak hanya konseptual, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, integritas, dan semangat patriotisme dalam menjalankan amanah sebagai pimpinan DPRD,” katanya.

Arahan Presiden RI dalam kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya kesamaan komitmen kebangsaan, melampaui perbedaan latar belakang daerah, politik, maupun kepentingan sektoral.

Selain itu, retret ini memperkuat pemahaman mengenai peran DPRD tidak hanya sebagai lembaga legislasi dan pengawasan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Syamsul Hidayat merangkum empat poin utama dari kegiatan tersebut, yakni peningkatan soliditas antar pimpinan DPRD se-Indonesia, penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan strategis, dorongan kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah, serta penyelarasan kebijakan daerah dengan program prioritas nasional.

“Meningkatkan soliditas dan jejaring antar pimpinan DPRD, memperkuat wawasan kebangsaan, mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional,” jelasnya.

Ke depan, hasil dari kegiatan retret ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam bentuk penguatan fungsi DPRD, peningkatan kualitas kebijakan daerah, serta pengawasan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.

Di balik istilah “retret” yang identik dengan menepi dari hiruk pikuk, para pimpinan DPRD justru berkumpul dalam satu forum besar untuk menyusun ulang arah kebijakan. Sebuah ironi kecil: menjauh sejenak dari rutinitas, demi kembali menghadapi rutinitas dengan semangat baru.

Namun setidaknya, dari Magelang, ada harapan bahwa hasil perenungan lima hari ini tidak berhenti sebagai catatan kegiatan semata melainkan benar-benar menjelma menjadi kebijakan yang terasa hingga ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *