34 Santri IBS PKMKK Pamekasan Perdengarkan Hafalan Al-Qur’an hingga Enam Juz

Berita, Pendidikan306 Dilihat

PAMEKASAN, Tretan.News – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan menggelar I’lan Tasmi’ al-Qur’an pada Minggu (27/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti 34 santri MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning. Para santri memperdengarkan hafalan Al-Qur’an dengan capaian mulai dari satu hingga enam juz.

Kegiatan berlangsung pukul 19.00–21.00. Pada kesempatan yang sama, sembilan santri mengikuti Munaqasah Tajwid Marhalah Ula dan Marhalah Tsaniyah.

I’lan Tasmi’ al-Qur’an merupakan agenda rutin yang berlangsung setiap akhir bulan di IBS PKMKK Pamekasan.

Kegiatan tersebut menjadi implementasi pilar One Day One Ayat di bawah bimbingan Ny. Hj. Nurul Umayah dan Ust. Abdul Qadir Maliki, M.Ag.

Program tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang menggabungkan hafalan, ketekunan, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab santri.

Selain I’lan Tasmi’, IBS PKMKK juga menjalankan Munaqasah Tajwid setiap bulan.

Munaqasah tersebut diperuntukkan bagi Marhalah Ula, Tsaniyah, dan Tsalisah sebagai implementasi pilar One Week One Theme. Program tersebut berada di bawah bimbingan KH. Dr. Mohammad Holis, M.Si.

Sementara itu, Munaqasah Kitab Kuning dengan Metode Al-Fatih berlangsung setiap dua bulan.

Kegiatan tersebut menggunakan kitab Safinatun Najah dan Fathol Qarib sebagai bagian dari implementasi pilar One Week Three Fashal. Program tersebut berada di bawah bimbingan KH. Dr. Moch. Cholid Wardi, M.H.I.

IBS PKMKK Pamekasan juga menjalankan One Hadith One Presentation melalui presentasi lima hadis setiap minggu atau dua minggu sekali.

Kegiatan tersebut terutama dilaksanakan ketika berlangsung kunjungan orang tua dan santri. Program tersebut berada di bawah bimbingan Ny. Hj. Wiqayah Hilmi, S.S.

Rangkaian pembelajaran itu menjadi bagian dari proses pendidikan yang mempertemukan hafalan, pemahaman, komunikasi, dan pengamalan.

Al-Qur’an Tidak Berhenti pada Hafalan

Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. Achmad Muhlis, MA, menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak cukup berhenti pada hafalan.

“Al-Qur’an tidak cukup berhenti pada hafalan, tetapi harus bertransformasi menjadi cara berpikir, cara berbicara, dan cara berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai wahyu,” ujarnya.

Ia mengapresiasi para santri MTs dan MA yang telah memperdengarkan hafalannya. Apresiasi juga diberikan kepada para pembimbing yang terus mendampingi proses pendidikan para santri.

Menurut Prof. Achmad Muhlis, setiap ayat yang dihafal merupakan amanah yang semestinya tercermin dalam akhlak dan kehidupan sehari-hari.

Ia berharap tradisi I’lan Tasmi’ al-Qur’an terus berkembang dari bulan ke bulan. Harapan tersebut mencakup peningkatan hafalan santri sekaligus penguatan penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.

Melalui rangkaian program tersebut, IBS PKMKK Pamekasan terus menjalankan pembelajaran yang menghubungkan hafalan, pemahaman, keberanian, kedisiplinan, dan pengamalan.

Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi santri untuk memperdengarkan hafalan serta mengembangkan pembelajaran pengetahuan keislaman. (*)

 

Santri IBS PKMKK Pamekasan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *