Bermain di Pantai, Bocah Asal Tamberu Barat Hilang Terseret Ombak Ditemukan Tak Bernyawa

Berita, Peristiwa150 Dilihat

SAMPANG | Tretan.news – Peristiwa laka laut kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sampang. Seorang bocah berusia 11 tahun dilaporkan tenggelam usai terseret ombak saat mandi dan bermain di sekitar Pantai Tajungan, Dusun Cangak, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Minggu (10/05/2026).

Korban diketahui bernama Ahmad Badrus Sholeh Alfaqih, warga Dusun Paneneran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang terbawa arus laut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu korban selesai berolahraga bersama tiga orang temannya dan kemudian bermain sekaligus mandi di area pantai.

Namun nahas, kondisi ombak di sekitar lokasi diketahui cukup tinggi disertai arus laut yang kuat. Korban sempat terseret ombak dan salah satu temannya berusaha memberikan pertolongan dengan memegang tubuh korban. Akan tetapi derasnya arus membuat pegangan tersebut terlepas hingga korban hilang dari pantauan.

Sementara dua teman korban lainnya berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang dan diteruskan ke BPBD Kabupaten Sampang.

Bermain di Pantai, Bocah Asal Tamberu Barat Hilang Terseret Ombak Ditemukan Tak Bernyawa

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada Minggu pagi sekitar pukul 07.12 WIB dan langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan proses pencarian bersama unsur SAR gabungan.

“Setelah menerima laporan, tim BPBD Kabupaten Sampang bersama AGISENA BPBD Jawa Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment dan pencarian korban menggunakan perahu karet di sekitar area tenggelam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan di antaranya Basarnas, BPBD Sampang, Pos AL Banyuates, Samapta Polres Sampang, Polsek Sokobanah serta masyarakat setempat.

Dalam perkembangan pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan, terdapat luka pada bagian pelipis mata korban hingga menghitam.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tambah Muhammad Hosin.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke markas masing-masing. Sementara kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sampang saat proses pencarian berlangsung terpantau cerah berawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *