PASURUAN, tretan.news – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, memicu terjadinya longsor di Desa Wonosunyo, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Bencana ini mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik, termasuk permukiman warga dan fasilitas umum.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Wonosunyo, Agung, mengatakan longsor terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang membuat struktur tanah menjadi labil.
“Terjadi hujan lebat pada sore hari yang mengakibatkan beberapa titik longsor di wilayah Desa Wonosunyo,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Dua lokasi dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Di Dusun Belahan Jowo, tembok penahan tanah (TPT) di depan rumah warga bernama Sudartik Irawati longsor dengan panjang sekitar 6 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 5 meter.

Sementara itu, TPT di bahu jalan depan SDN Wonosunyo, Dusun Wonosunyo 1, juga ambrol dengan panjang mencapai 25 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 3 meter.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan tersebut berpotensi mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan di sekitar lokasi terdampak.
Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Tim Penanggulangan Bencana (PB) telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
“Upaya yang dilakukan meliputi asesmen lapangan, pemberian bantuan darurat, serta koordinasi dengan pihak terkait,” jelas petugas di lapangan.
Penanganan bencana ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya BPBD Kabupaten Pasuruan,Fprb kecamatan Gempol dan Pemerintah Desa Wonosunyo. Petugas bersama Pj kepala desa juga terlihat berada di lokasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Hingga saat ini, kondisi di lokasi masih dalam pemantauan intensif guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.







