SURABAYA, TRETAN.news — Wakil Wali Kota Surabaya Armuji resmi membuka Turnamen Tenis Meja Armuji Cup 2026 di Gedung Tenis Meja PDAM Surabaya, Minggu (18/10/2026).
Turnamen tingkat provinsi ini bertujuan menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjadi ajang penjaringan bibit atlet potensial.
Antusiasme pencinta tenis meja Jawa Timur sangat tinggi melihat jumlah pendaftar yang sempat menembus angka 350 orang.
Namun, panitia akhirnya membatasi peserta menjadi 305 orang demi menyesuaikan kuota dan ketersediaan waktu pertandingan.
Para peserta tidak hanya datang dari Surabaya, tetapi juga Madura, Madiun, Sidoarjo, Gresik, Kediri, dan wilayah lainnya.
Jaring Atlet Potensial
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menargetkan turnamen ini mampu melahirkan atlet-atlet tenis meja tangguh dan berprestasi.
Armuji meminta sistem pembinaan tenis meja menjangkau seluruh lapisan warga, mulai tingkat RT/RW hingga kelurahan dan komunitas.
Ia mendorong para atlet memanfaatkan ajang ini untuk mengasah kemampuan teknis dan menambah jam terbang kompetisi.
Armuji juga mengingatkan seluruh pemain agar terus menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat persaudaraan antaratlet.
16 Meja dan Sistem Poin
Ketua Panitia Kusworo memastikan pertandingan bergulir mulai pukul 09.00 WIB dan menargetkan selesai pukul 21.00 WIB.
Panitia menyediakan 16 meja tenis meja demi mengakomodasi 305 peserta agar turnamen tuntas dalam kurun satu hari.
Kusworo menerapkan sistem permainan 12 poin pada babak penyisihan untuk mempercepat durasi kompetisi.
“Turnamen ini ditargetkan selesai dalam satu hari. Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, kami menyediakan 16 meja,” ujar Kusworo.
Ia menambahkan, panitia baru memberlakukan pertandingan penuh hingga 21 poin ketika peserta memasuki babak semifinal dan final.
“Babak awal menggunakan 12 poin, sedangkan semifinal dan final bermain penuh sampai 21 poin,” kata Kusworo.
Dukungan Pembinaan
Sejumlah pihak dari berbagai sektor turut memberikan dukungan penuh demi menyukseskan turnamen tingkat provinsi ini.
Dukungan mengalir dari PDAM Surabaya, Mutiara Sepeda Surabaya, Supero2, Double Fish, PT Defindo Chemical, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kolaborasi ini membuktikan tingginya kepedulian publik terhadap upaya pembinaan olahraga tenis meja di wilayah Jawa Timur.
Melalui turnamen ini, panitia berharap lahir atlet-atlet andal yang kelak mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional.







