Wow…!!! Fenomena Langit Unik di Sampang, Matahari Dikelilingi Cincin Pelangi

Berita, Peristiwa187 Dilihat

SAMPANG | Tretan.News – Warga Kabupaten Sampang dibuat terpukau oleh fenomena langit yang jarang terjadi pada Jumat siang (03/04/2026). Sebuah lingkaran cahaya berwarna pelangi tampak mengitari matahari dengan sempurna, menciptakan pemandangan bak cincin raksasa di angkasa.

Fenomena alam yang dikenal sebagai halo matahari ini muncul setelah hujan gerimis sempat mengguyur sejumlah wilayah. Tak berselang lama, matahari kembali bersinar, namun dengan tampilan yang berbeda dari biasanya. Lingkaran cahaya yang mengelilingi matahari tampak jelas dan memancarkan gradasi warna, membuat siapa saja yang melihatnya takjub.

 

Momen langka tersebut sontak mengundang perhatian warga. Mereka berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan langsung keindahan langit tersebut. Bahkan, tak sedikit yang mengabadikannya menggunakan kamera ponsel.

Peristiwa ini pertama kali disadari oleh seorang anak kecil yang hendak mandi. Ia terkejut melihat kondisi matahari yang tidak biasa, lalu segera memberitahukan kepada ibunya. Informasi itu dengan cepat menyebar, hingga membuat seluruh anggota keluarga keluar rumah untuk memastikan fenomena tersebut.

“Saya dikasih tahu anak saya, Firman. Awalnya saya kira dia hanya bercanda atau melihat sesuatu yang biasa, tapi setelah saya keluar, ternyata benar, mataharinya dikelilingi seperti cincin. Memang agak silau, tapi indah sekali,” ungkap Kholilah, warga Kecamatan Kedungdung.

Ia mengaku, fenomena tersebut menjadi pengalaman pertama baginya. Bersama keluarga, ia menikmati pemandangan langit yang begitu memukau tanpa menggunakan alat bantu apapun.

“Saya baru pertama kali melihat seperti ini. Sangat indah dan menakjubkan,” tambahnya.

Dikutip dari media bacajatim.com Hal senada juga disampaikan Nurul Fitria, warga Kecamatan Sampang. Ia sempat mengira penglihatannya terganggu akibat silau matahari sebelum akhirnya menyadari bahwa itu adalah fenomena alam.

“Saya kira mata saya yang bermasalah karena terlalu silau, ternyata memang ada lingkaran pelangi di sekitar matahari,” ujarnya.

Berdasarkan penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena tersebut dikenal sebagai halo matahari. Halo merupakan lingkaran cahaya yang muncul akibat pembiasan sinar matahari oleh kristal-kristal es di awan cirrus yang berada di ketinggian sekitar 5 hingga 10 kilometer.

Kristal es berbentuk prisma tersebut membiaskan cahaya matahari sehingga terurai menjadi berbagai warna, menyerupai pelangi. Selain berbentuk lingkaran penuh, fenomena halo juga dapat muncul dalam bentuk setengah lingkaran tergantung posisi dan kondisi awan.

Fenomena ini tergolong jarang terjadi, sehingga wajar jika kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikannya secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *