Wanita di Kedungdung Sampang Di duga Jadi Korban Begal, Motor Beat Dibawa Kabur

SAMPANG | tretan.news – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sampang. Seorang wanita asal Desa Pajeruan, Kecamatan Kedungdung, menjadi korban dugaan pembegalan oleh orang tak dikenal pada Kamis (5/3/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Dusun Setran, Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedungdung. Korban diketahui berinisial ST, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih dalam perjalanan pulang ke rumahnya untuk persiapan berbuka puasa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, sebelum kejadian korban diduga telah diincar oleh dua orang pria yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio. Saat korban melintas di lokasi kejadian, kedua pelaku langsung mendekat dan menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya.

Akibat tendangan tersebut, korban terpental dan jatuh sejauh kurang lebih 15 meter dari kendaraannya. Kedua pelaku kemudian dengan cepat membawa kabur sepeda motor milik korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kapolsek Kedungdung Iptu Syafriwanto melalui Kanit Reskrim Aiptu Fadkur Rochman saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dan langsung melakukan tindakan di lapangan.

“Iya mas, benar. Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan visum terhadap korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya.

Menurutnya, akibat kejadian tersebut korban mengalami sejumlah luka karena terjatuh setelah ditendang oleh para pelaku. Sementara sepeda motor korban berhasil dibawa kabur oleh kedua terduga pelaku.

“Korban mengalami luka-luka akibat terjatuh. Untuk sepeda motor korban berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah bukti,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.

Selain itu, Fadkur Rohman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri, karena potensi tindak kejahatan biasanya meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau keluarga terdekat.

Jangan membiarkan anak-anak berkendara sendirian dan hindari membawa barang berharga secara berlebihan saat keluar rumah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *