SAMPANG | Tretan.news – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Rabesen Selatan, Desa Rabesen, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa bangunan dapur yang roboh akibat angin kencang saat hujan melanda wilayah tersebut, Jumat (6/3/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Musayyah (68), warga setempat. Ia meninggal dunia setelah dapur miliknya yang terbuat dari kayu dengan dinding anyaman bambu tiba-tiba ambruk dan menimpanya saat sedang memasak.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hosin, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.33 WIB, ketika hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Camplong.
“Pada saat kejadian, korban sedang memasak di dapur rumahnya. Namun karena hujan disertai angin kencang, bangunan dapur yang berbahan kayu dan dinding anyaman bambu tiba-tiba roboh dan menimpa korban,” ujar Hosin.
Menurutnya, pihak keluarga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan. Namun nahas, korban tidak dapat diselamatkan.

“Pihak keluarga sempat berupaya menolong korban yang tertimpa bangunan dapur tersebut, tetapi saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, bangunan dapur milik korban mengalami kerusakan berat. Sementara kerugian yang dialami keluarga korban berupa kerusakan bangunan dapur yang ambruk.
Hosin menambahkan, setelah menerima laporan kejadian, tim BPBD Kabupaten Sampang langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment serta pendataan.
“Personel BPBD Kabupaten Sampang langsung melakukan assessment di lokasi kejadian dan melaporkan hasilnya kepada pimpinan,” jelasnya.
Dalam penanganan peristiwa tersebut, sejumlah unsur turut terlibat di lapangan, di antaranya BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Camplong, Agisena BPBD Jawa Timur, serta TAGANA.
Sementara itu, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah Musayyah juga telah dimakamkan oleh keluarga pada pukul 21.30 WIB di pemakaman setempat.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan jenazah korban sudah dimakamkan pada malam hari oleh keluarga,” pungkas Hosin.







