SAMPANG, Tretan.News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik kepada dua nenek kakak beradik yang hidup dalam kondisi memprihatinkan di Dusun Lenteng Barat, Desa Nyiloh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura. Selasa (13/1/26).
Dua lansia tersebut, Masdijha (70) dan adiknya Patha (59), selama puluhan tahun tinggal di sebuah gubuk reyot berukuran sekitar 5 x 7 meter yang difungsikan sebagai rumah sekaligus dapur.
Bangunan berdinding anyaman bambu itu kini berlubang dan rapuh, jauh dari kata layak huni, terlebih saat musim hujan.
Air hujan dengan mudah masuk melalui atap dan dinding yang bocor, bahkan kerap menggenangi lantai rumah hingga membuat keduanya tidak dapat memasak.
Kondisi semakin berat dirasakan lantaran Masdijha saat ini hanya bisa terbaring lemah akibat patah tulang setelah terjatuh ke dalam sumur, sehingga membutuhkan perawatan dan pengobatan intensif.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Sampang turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan logistik, didampingi anggota DPRD Kabupaten Sampang Markanji serta Mantan Kepala Desa Nyiloh.
Bantuan yang disalurkan meliputi kasur, matras, terpal, kompor, perlengkapan masak dan makan, selimut, sandang lansia wanita, sembako, hingga paket tambahan gizi.
Usai menyerahkan bantuan, Muhammad Hosin, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga kurang mampu yang hidup dalam kondisi darurat dan membutuhkan penanganan segera.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban kebutuhan dasar kedua lansia ini. Kondisi tempat tinggalnya sangat memprihatinkan, terlebih salah satunya tidak bisa berjalan akibat kecelakaan.” Ungkapnya.
Ia menambahkan, BPBD akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga yang masuk kategori rentan dan terdampak kondisi darurat sosial.
Melihat kondisi 2 nenek kakak beradik tersebut Muhammad Hosin berharap adanya perhatian berkelanjutan dari pemerintah, terutama terkait kebutuhan tempat tinggal yang layak serta pengobatan maksimal bagi Masdijha, agar kedua lansia tersebut dapat menjalani hidup dengan lebih manusiawi.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu sembari kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan,” Pungkasnya.







