PASURUAN, tretan.news — Guna mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerbang Tani Kabupaten Pasuruan bersama jajaran pengurus DPC PKB Kabupaten Pasuruan melakukan pendampingan petani melalui demplot tanaman padi di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Sabtu (27/12/2025) pagi.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui uji coba penerapan nutrisi GANDATOP pada tanaman padi jenis Impari. Meski dilaksanakan pada musim hujan dengan intensitas curah hujan cukup tinggi, kondisi lahan asam, becek, serta wilayah endemik penyakit tungro, hasil demplot menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan.
Tanaman padi pada lahan demplot tampak tumbuh subur dengan bulir padi yang lebat dan rendemen yang relatif tinggi, menandakan adanya peningkatan produktivitas dibanding pola tanam konvensional.
Ketua DPC Gerbang Tani Kabupaten Pasuruan, Agus Suyanto, mengaku optimistis terhadap efektivitas nutrisi GANDATOP. Menurutnya, hasil uji coba di musim hujan menjadi indikator kuat keberhasilan inovasi tersebut.
“Kami optimistis, jika aplikasi nutrisi GANDATOP diterapkan pada musim kemarau, hasil panen akan lebih maksimal. Faktanya, saat diuji pada musim hujan yang ekstrem, hasil panen tetap stabil dan tidak mengalami penurunan,” ujar Agus Suyanto.
Kegiatan pengubinan demplot ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, S.Ag, Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan M. Yusuf Danial, serta sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa kegiatan demplot memiliki arti strategis bagi pengembangan sektor pertanian daerah.
“Demplot ini bukan sekadar lahan percontohan, tetapi bukti nyata bahwa inovasi pertanian mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan petani. Penerapan Gandatop yang kita saksikan hari ini diharapkan menjadi referensi dan motivasi bagi petani lainnya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Pasuruan dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan dan ekonomi desa.
“DPRD berkomitmen penuh mendukung sektor pertanian, mulai dari kebijakan, penganggaran sarana produksi, pendampingan teknologi, hingga keberlanjutan hasil panen yang berpihak kepada petani,” tegasnya.
Lebih lanjut, Samsul berharap keberhasilan demplot Gandatop di Desa Plintahan dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Pasuruan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, penyuluh, dan petani adalah kunci utama keberhasilan pembangunan pertanian. Kami berharap produktivitas padi meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” pungkasnya.







