Peserta Workshop Digital Raih Komisi Pertama dalam Dua Hari

Berita, Bisnis, Technology215 Dilihat

SURABAYA, tretan.news – Program pemberdayaan digital Kampung Gengster Digital mencatat pencapaian cepat. Seorang peserta bernama Deni berhasil mendapatkan komisi pertama sebagai affiliate TikTok Shop hanya dua hari setelah mengikuti pelatihan, meski menggunakan perangkat seadanya.

Keberhasilan ini menjadi perbincangan di grup WhatsApp peserta setelah Deni membagikan tangkapan layar Gross Merchandise Value (GMV) yang menunjukkan adanya transaksi pembelian melalui tautan affiliate miliknya pada Minggu sore.

Pada Jumat, 12 Desember 2025, Rumah Literasi Digital menggelar Workshop Seller & Affiliate TikTok di kantor mereka. Peserta mempelajari dasar-dasar live streaming, teknik affiliate, strategi closing, hingga branding.

Dalam wawancara telepon, Deni menjelaskan kondisi saat melakukan siaran langsung pertamanya. Ia tidak menampilkan wajah, hanya memperlihatkan gambar produk dengan musik biasa.

Perangkat yang digunakan pun bermasalah, baterai ponselnya cepat habis dan sering copot sendiri, sehingga siaran tidak berlangsung lama.

“Aneh dan unik. Follower saya kebanyakan luar negeri dan kontennya game. Tapi kok bisa ada yang checkout juga,” tulis Deni di grup sambil menyertakan bukti transaksi.

Yang menarik, akun TikTok milik Deni berisi konten permainan dengan mayoritas pengikut dari luar negeri. Namun justru pembeli lokal yang melakukan transaksi pembelian melalui tautan affiliate-nya.

Keberhasilan ini memicu antusiasme peserta lain di grup WhatsApp “Kampung Gengster Digital“. Berbagai ucapan selamat dan motivasi untuk mencoba live affiliate bermunculan.

Deni sebelumnya bekerja selama sembilan tahun di perusahaan multi-brand retail berskala global dengan posisi terakhir sebagai Asisten Supervisor. Setelah berhenti bekerja pada 2023, ia mencari arah baru dalam kariernya.

“Lewat pendampingan Kampung Gengster Digital, saya menemukan peluang nyata untuk bangkit kembali,” kata Deni.

Pencapaian Deni menunjukkan bahwa ekonomi kreator dapat diakses oleh siapa saja, bahkan dengan modal dan perangkat terbatas.

Program Kampung Gengster Digital menggunakan pendekatan praktis dengan pendampingan berkelanjutan melalui grup WhatsApp untuk menjaga kontinuitas pembelajaran.

Grup WhatsApp yang dibentuk sebagai tindak lanjut pelatihan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran kolektif bagi para peserta yang ingin mengembangkan kemampuan digital mereka di platform media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *